Erupsi Anak Krakatau Batalkan 5 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Pengisian Wakil Gubernur untuk pelantikan telah dianggarkan.
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemda DIY memutuskan mengambil langkah aman untuk menganggarkan dana sebesar Rp700juta untuk proses penetapan dan pelantikan Wakil Gubernur DIY. Langkah ini diambil lantaran belum adanya kepastian lokasi Wagub DIY akan dilantik.
Sekretaris Tim Anggaran pemerintah Daerah (TAPD) DIY Bambang Wisnu Handoyo mengatakan pihaknya menerima dua usulan anggaran untuk dua skenario yang mungkin terjadi seputar penetapan dan pelantikan Wagub DIY. Skenario pertama mengusulkan anggaran sebesar Rp700juta bila pelantikan dilakukan di Istana Negara Jakarta. Sementara skenario kedua mengusulkan anggaran Rp400juta bila pelantikan digelar di Gedung Agung.
Menerima usulan itu, Bambang menyatakan pihaknya mengambil angka terbesar untuk berjaga-jaga bila ternyata pelantikan dilakukan di Jakarta. Bilapun nanti ternyata pelantikan bisa dilakukan di Gedung Agung, realisasinya akan tetap sebesar Rp400juta.
Dia juga memaparkan pihaknya langsung menindaklanjuti usulan itu. Hasilnya akan dikirimkan langsung ke Kemendagri sebagai usulan Gubernur DIY.
"Sesuai peraturan, pengusulan perubahan Danais dilakukan oleh Eksekutif," kata dia Rabu (3/2/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Polda DIY mengoperasikan water treatment di Tepus, Gunungkidul, untuk mengolah sumber air keruh menjadi air yang dapat digunakan masyarakat.
Asal usul Anak Krakatau berawal dari letusan dahsyat Krakatau 1883. Simak sejarah Krakatau lama hingga kemunculan Anak Krakatau.
Pakar mengingatkan risiko abu vulkanis bagi penderita asma dan PPOK. Masker N95 dan stok obat disarankan untuk mengurangi risiko serangan.
Prabowo memerintahkan bantuan beras untuk 33,2 juta keluarga desil 1-4 dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember 2026.
BMKG mengingatkan nelayan dan operator kapal mewaspadai gelombang hingga 4 meter pada 8-11 September 2026.