Advertisement
NARKOBA GUNUNGKIDUL : 11 Kecamatan Gunungkidul Jadi Daerah Rawan Narkoba
Advertisement
Narkoba Gunungkidul ditekan dengan memetakan kondisi.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Berdasarkan data dari BNN RI, 11 kecamatan di Gunungkidul masuk dalam daerah rawan narkoba II. Hal tersebut disampaikan oleh BNNP DIY dalam Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di SMP N 2 Wonosari,Gunungkidul (2/2),
Advertisement
Kecamatan yang disebut yakni Semin, Semanu, Tepus, Wonosari, Purwosari, Tanjungsari, Nglipar, Patuk, Ngawen, Giri Subo, Karangmojo.
Di Provinsi DIY sendiri, Jumlah penyalahguna narkoba terus bertambah. Sejak 2008 jumlah pengguna mencapai 69.000 orang, pada 2011 jumlahnya meningkat hingga 82.000. Namun pada 2014 mengalami penurunan jumlah penyalahguna sekitar 61.000 orang. Sedangkan secara nasional, perhitungan jumlah pengguna berdasarkan pekerjaan yakni sebanyak 22,34% dengan status tidak bekerja, 27, 32% pelajar dan mahasiswa, 50,34% merupakan pekerja swasta, Intansi pemerintahan, serta wiraswasta.
BNNP DIY telah melakukan beberapa program sebagai usaha untuk melakukan pencegahan terhadap meluasnya narkoba khususnya di DIY. Advokasi, Diseminasi informasi, Pemberdayaan alternatif. Ketiga hal tersebut akan digencarkan ada 2016 termasuk pelaksanaannya di daerah-daerah serta lebih merata di instansi pendidikan.
Kepala Seksi Pencegahan BNNP DIY, Suharyono, mengungkapkan bahwa tingkat penyalahgunaan narkoba di Gunungkidul perlu diwaspadai, terutama pelajar dan pegawai karena tingkat penggunanya cukup tinggi.
“Dengan diadakan pemberian informasi sejak dini, diharapkan tingkat pengguna maupun coba-coba akan menurun,” kata Suharyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Manifest Penumpang Pesawat Indonesia Air yang Hilang di Maros
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Gudang Kayu di Bantul Terbakar, Kerugian Capai Rp48 Juta
- Kelurahan Gedongkiwo Jogja Optimalkan Transporter untuk Kelola Sampah
- BPD DIY Serahkan Ambulans Baru untuk RSUD Prambanan
- Pemkot Jogja Gelontorkan Rp135 M untuk Proyek Infrastruktur
- Pemkab Kulonprogo Targetkan Kemiskinan Turun hingga 13 Persen di 2026
Advertisement
Advertisement



