Advertisement

PERTANIAN GUNUNGKIDUL : Hama Uret Mati, Panen Kacang Melimpah

Jum'at, 05 Februari 2016 - 15:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PERTANIAN GUNUNGKIDUL : Hama Uret Mati, Panen Kacang Melimpah

Advertisement

Pertanian Gunungkidul untuk hama kacang tanah dapat diatasi.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Panen kacang tanah awal tahun 2016 melimpah ruah. Panen kali ini merupakan panen terbaik bagi petani kacang di Dusun Gading V, Desa Gading, Kecamatan Playen, sejak setahun terakhir.

Advertisement

Salah seorang petani kacang, Rubini, mengaku sangat bersyukur akan panen kacangnya kali ini. Ladang kacang yang ia garap selama tiga bulan tersebut tak menodong rugi terlalu banyak. Pasalnya, persediaan air mencukupi, obat serta pupuk juga memadai.

"Kacangnya tumbuh besar-besar, nyenengke," katanya.

Dalam tiga kilogram benih kacang yang disebar dapat menghasilkan hingga tiga puluh kilogram. Kemudian kacang-kacang tersebut ia bawa kepasar untuk dijual. Untuk satu kilogram kacang tanah kering ia menjual dengan harga Rp10.000.

Seperti permasalahan pertanian lainnya, menanam kacang tak serta merta mulus tanpa halangan. Beberapa kali hama uret, yakni sejenis larva pengganggu tanaman pertanian, sempat menggerogoti akar dan biji kacang. Namun ia memiliki cara tersendiri untuk memberantasnya. Untuk beberapa obat tanaman seperti Sepin dan Rabuk PS masih dinilai belum terjangkau bagi petani, karena penggunaanya pun harus banyak.

"Sepin satu bungkus harganya Rp15.000, sedangkan rabuk PS satu kantong harganya Rp17.000. Ya masih lumayan mahal," keluh Rubini.

Sebelumnya ia malah mengalami gagal panen kedelai beberapa bulan yang lalu karena hujan tak kunjung datang. Selama 22 hari tanaman kedelainya mengalami kekeringan dan akhirnya mati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Dana Syariah Indonesia Bisa Mengadu ke LPSK, Ini Caranya

Korban Dana Syariah Indonesia Bisa Mengadu ke LPSK, Ini Caranya

News
| Jum'at, 10 April 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement