Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Penjual sayuran Pasar Kranggan, Darmiyati, sedang menjajakan dagangannya, Rabu (30/12/2015). (Berndheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Kantung plastik berbayar juga akan diterapkan di pasar tradisional.
Harianjogja.com, JOGJA-Para pedagang pasar tradisional siap menjalankan aturan Kementerian Perdagangan dengan tidak menyediakan kantong plastik sebagai upaya mengurangi sampah. Namun demikian pedagang minta pemerintah menyediakan kantong belanjaan non plastik.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bringharjo, Subaniat mengakui sebagian besar pedagang masih menyediakan tas plastik sebagai tempat belanjaan untuk pembeli. Namun, beberapa pedagang juga sudah mulai menyadari tidak memberikan plastik jika pembeli sudah membawa kantong atau tas tempat barang belanjaan.
"Misalnya hanya dibungkus kertas koran," katanya, saat dihubungi Minggu (21/2/2016).
Hingga saat ini pihaknya belum mendapat sosialisasi dari pemerintah terkait penerapan aturan pengurangan plastik. Subaniat masih menunggu sosialisasi dari pemerintah terkait teknis bagaimana penyediaan tempat belanjaan bagi pembeli nantinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rockstar Games gratiskan upgrade GTA 5 dari PS4 dan Xbox One ke PS5 serta Xbox Series X/S. Simak cara klaim dan migrasi datanya.
Pemerintah siapkan sertifikasi halal gratis bagi 500 ribu UMKM untuk memenuhi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.
Sugiono menyumbang Rp5 miliar untuk pembangunan Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah di Jogja yang dinilai visioner.
SMAN 2 Bantul meminta maaf atas polemik dugaan perundungan yang viral dan menyatakan siap mengikuti investigasi maupun evaluasi.
Pelaksanaan Audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 tinggal 20 hari lagi. Peserta diminta mempersiapkan dengan baik, tidak hanya latihan teknik vokal