Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Ilustrasi prostitusi (JIBI/Solopos/Dok)
Lokalisasi sarkem terdesak pembangunan hotel
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi mengatakan meskipun Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sudah mencetuskan harapan membebaskan Indonesia dari area Lokalisasi 2019 mendatang, sejauh ini pihaknya belum menerima mandat langsung.
Untung menjelaskan sejauh ini keberadaan Sarkem tidak pernah dilegalkan. Namun dia tak menampik bila praktek semacam itu mungkin terjadi.
Pemda menurut Untung sebenarnya tak pernah tinggal diam dalam berusaha mengentaskan penjaja seks yang beroperasi di Sarkem. Beberapa upaya pemberdayaan sering dilakukan termasuk melalui Panti Sosial Karya Wanita. Hanya saja proses itu memang tak bisa instan.
“Proses pengentasan ini mesti lintas sektor, secara bertahap mereka kami entaskan,” kata Untung, Senin (22/2/2016).
Dia mengamini pernyataan Sultan yang tak menyepakati konsep pembubaran lokalisasi. Menurutnya membubarkan kawasan itu bisa justru membuat pelaku bisnis turun ke jalanan. Kalau sudah begitu, Pemda semakin sulit mencarikan solusi karena pendataan yang semakin sulit.
“Saya sepakat baik dengan Menkes maupun Ngarso Dalem, tapi harus ada juga solusi yang konstruktif agar kita bisa mengentaskannya secara total,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.