OPINI: Muruah sebagai Fondasi Kehidupan Kampus yang Bermartabat
Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/07/2015).
Gerhana matahari dulu tidak menarik untuk Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, namun kini sebaliknya
Harianjogja.com, JOGJA -- Eforia peristiwa langka gerhana matahari sebagian dirasakan juga oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Raja Kraton Yogyakarta itu mengatakan dirinya kemungkinan akan menyaksikan gerhana tak jauh dari kediamannya.
Ditemui Senin (7/3/2016), Sultan mengatakan dirinya memang berencana untuk menonton gerhana matahari yang terjadi Rabu (9/3/2016) pagi. Dia mengaku awalnya akan menonton dari rumah saja. Namun kemungkinan besar pandangannya akan terhalang dinding dan pepohonan. “Mungkin akan ke alun-alun nanti,” ungkap Sultan.
Bagi Sultan, jika ia menonton gerhana matahari ini, maka pengalaman itu akan menjadi pengalaman pertamanya. Pasalnya saat terjadi gerhana matahari total 1983 silam Sultan mengaku melewatkan fenomena alam yang langka itu.
“[Dulu] ora, ora nggumun [tidak lihat, tidak heran],” imbuh dia seraya tertawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas.
Jajaran Polsek Semin mengimbau kepada pengendara terus berhati-hati saat berkendara. Hal ini tak lepas adanya kecelakaan maut di perbatasan dengan sukoharjo.
Dasco hubungi Dirut Pertamina soal lonjakan gas industri yang picu ancaman PHK 55.000 buruh di Bekasi.
Nadiem Makarim akui bisa khilaf namun bantah korupsi dalam sidang kasus Chromebook Kemendikbudristek, kerugian negara capai Rp2,18 triliun.
Ekonom UGM prediksi harga Pertamax bisa turun pada Juli 2026 seiring turunnya harga minyak dunia dan meredanya tensi geopolitik.
Ekonom Permata Bank sebut pelemahan rupiah picu kenaikan harga barang impor dan tekan daya beli rumah tangga secara bertahap.