Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Polsek Semin mengimbau kepada pengendara terus berhati-hati saat berkendara di jalan. Hal ini tak lepas adanya kecelakaan tunggal yang mengakibatkan seorang pengendara berinsial EP,20, di ruas jalan perbatasan Semin-Watukelir di Padukuhan Karanganyar, Sumberejo, Semin, Senin (22/6/2026) malam.
“Korban adalah pemuda asal Keringan Kidul, Kalurahan Bulurejo, Semin,” kata Kapolsek Semin, AKP Wasdiyanto kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Dia menjelaskan, peristiwa kecelakaan maut ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario AB 6586 YX dari arah Watukelir menuju Semin dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba motor yang dikendarai oleng.
Dikarenakan tidak bisa menguasai laju kendaraan, EP menabrak pembatas jalan hingga akhirnya terjatuh. “Warga sempat memberikan pertolongan, tapi karena luka serius, nyawanya tidak bisa ditolong dan meninggal di lokasi kejadian,” katanya.
Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia. Ia berharap, peristiwa ini menjadi pelajaran bersama sehingga kejadian yang sama tidak terulang.
Mantan Kapolsek Girisubo ini menambahkan, dilihat dari kondisi, ruas jalan di wilayah perbatasan dengan Sukoharjo relative bagus karena sudah dicor beton. Meski demikian, bagusnya jalur tidak bisa dipergunakan sembarangan dengan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi untuk menghindari Risiko kecelakaan.
“Jangan kebut-kebutan. Ini demi keselamatan bersama,” katanya.
Selain itu, Wasdiyanto juga meminta kepada pengguna jalan terus menaati peraturan lalu lintas yang berlaku. Salah satunya menggunakan pelindung diri seperti helm bagi pengendara motor dan sabuk untuk pengendara roda empat.
“Tertib berlalulintas menjadi bagian untuk mengurangi Risiko kecelakaan di jalan raya,” kata dia.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa menambahkan, untuk mengurang Risiko kecelakaan di jalanan Bumi Handayani sudah menyiapkan sejumlah program pencegahan. Langkah yang diambil untuk mengurangi Risiko laka lantas dengan menerjunkan personel di jam-jam rawan seperti saat pagi dan sore hari di titik-titik tertentu.
Selain itu, juga ada pemasangan spanduk peringatan di lokasi rawan terjadinya kecelakaan. “Kami terus berupaya agar jumlah laka lantas di Gunungkidul bisa terus ditekan,” katanya.
Damus menambahkan, pencegahan juga difokuskan dengan memberikan sosialisasi dan edukasi ke anak-anakk sekolah. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat tentang meningkatkan kesadaran tentang tertib berlalulintas sejak dini sehingga bisa menjadi pelopor dalam keselamatan di jalan raya.
“Banyak kegiatan sosialisasi dilakuan di sekolah mulai dari kampung tertib lalu lintas hingga safety riding untuk keselamatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Studi Stanford dan Berkeley menemukan 98,8% rekomendasi AI Alodokter dalam 402 konsultasi dinilai aman secara klinis oleh dokter Indonesia.
Bea Cukai menindak barang impor ilegal senilai Rp27,3 miliar berupa beras, garam, dan pakaian bekas dari empat wilayah pabean Indonesia.
KRI Sriwijaya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia. Simak spesifikasi, mesin, pesawat, persenjataan, kapasitas, dan fungsi kapal.
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.
BUMD Kota Magelang didorong mengembangkan usaha, menggandeng UMKM dan anak muda, serta menciptakan sumber pendapatan baru.