OJK Catat 42 Multifinance Alami Kredit Macet di Atas 5 Persen
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Gerhana matahari diperkirakan tidak bisa jelas teramat di Jogja karena cuaca
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY Tony Agus Wijaya mengatakan cuaca di DIY kemungkinan akan cerah berawan saat puncak gerhana matahari sebagian besok (9/3/2016).
Awan akan tampak sedikit di langit sehingga kemungkinan dapat mengganggu pengamatan. Sementara pada siang hingga sore hari cuaca akan hujan.
“Kita masih lumayan, di daerha lain malah ada yang hujan sejak pagi,” kata dia.
Sesuai rencana, BMKG akan memusatkan kegiatan di berbagai titik untuk nonton bareng gerhana matahari. Salah satunya di kawasan Tugu Jogja. Bila ada masyarakat yang ingin berpartisipasi dia menyarankan untuk tidak melihat langsung ke arah matahari karena pancaran sinar yang kuat berpotensi mengganggu penglihatan.
Kondisi itu menurutnya tak hanya terjadi saat gerhana saja. Pada hari biasa pun menatap matahari apalagi dalam waktu lama bisa menimbulkan efek yang sama. Namun saat gerhana nanti sinar matahari akan terhalang oleh bulan dan tanpa sadar memikat untuk menatap lama ke arah matahari.
Sebagai alternatif, warga yang ingin melihat gerhana bisa melihat dengan kacamata khusus atau memroyeksikannya dengan kamera lubang jarum.
“Kalau tidak ada kami juga akan melakukan live streaming detik-detik gerhana dan memutarnya di Videotron Tugu, jadi yang ingin melihatnya bisa menonton bareng di Tugu,” ungkap dia.
Dibandingkan dengan gerhana matahari 1983, gerhana matahari kali ini menurut Toni tak sesempurna dulu. Tahun 1983 dulu Jawa Tengah dan DIY menjadi wilayah yang dilalui gerhana matahari total. Kali ini DIY tak kebagian gerhana matahari total namun tetap bisa melihat bulan menutupi 84% matahari.
“Yang jelas ini peristiwa langka dan layak disaksikan, terutama bagi pembelajaran kepada generasi muda tentang fenomena alam ini,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
DPRD Kulonprogo meminta APBD Perubahan 2026 segera dijalankan agar penyerapan anggaran tak menumpuk di akhir tahun.
Pemerintah menyiapkan hunian subsidi di kawasan industri untuk memudahkan buruh memiliki rumah sekaligus menekan biaya transportasi.
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS memenuhi komitmen kesepakatan Juni 2026 dan persyaratan Teheran.
Aktivasi IKD Kulonprogo baru 7,98 persen. Blank spot, spesifikasi HP, dan rendahnya kehadiran warga menjadi kendala.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.