Capek Antre BBM? Ini Daftar Mobil Listrik MurahMulai Rp100 Jutaan
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda DIY AKBP J. Permadi (kiri) menunjukkan barang bukti narkoba hasil Operasi Bersinar 2016, Rabu (13/4/2016). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Kasus narkoba di DIY dalam Operasi Bersinar sudah berhasil menjerat 58 pelaku
Harianjogja.com, SLEMAN - Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY menangkap mengungkap 39 kasus selama tiga pekan dengan menangkap 58 tersangka penyalahgunaan narkoba dalam operasi berantas sindikat narkoba (Bersinar) 2016 yang digelar sejak 21 Maret hingga 19 April mendatang.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda DIY AKBP J. Permadi mengakui dalam operasi tersebut belum mendapatkan jaringan sindikat yang diungkap.
Menurutnya pengungkapan sindikat butuh proses panjang, para pelaku seluruhnya harus tertangkap, mulai dari penyandang dana, pengedar, sampai peluncur.
"Sejauh ini kalau untuk sindikatnya belum dapat, tapi baru tingkat pengecer dan pengedar. Tetapi ada beberapa modus [sindikat] yang kita dalami," tegasnya, dalam jumpa pers, Rabu (13/4/2016).
Sebanyak 13 tersangka diantaranya pengguna atau pecandu dan langsung diajukan untuk rehabilitasi melalui proses assesment. Ia mengatakan, untuk 13 tersangka yang direhabilitasi prosesnya tidak mudah.
Setelah ditangkap dalam setiap kasus pihaknya melakukan gelar internal untuk menyelidiki status tersangka, apakah masuk dalam pengedar atau pecandu.
Jika termasuk pecandu barulah bisa diajukan untuk direhabilitasi melalui proses assesment. Tim assesment tidak hanya dari kepolisian namun juga psikolog serta melibatkan instansi Kejaksaan dan Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP).
Meski disetujui untuk direhabilitasi, namun tidak menghilangkan tindak pidana yang dilakukan sehingga proses hukum tetap berjalan.
Kasubag Humas Bidang Humas Polda DIY Kompol Sumarsih menambahkan, dari sisi pekerjaan tersangka, 30% didominasi mahasiswa dan sisanya swasta.
Selain itu dari 39 kasus yang diungkap masih didominasi dengan modus sistem terputus, pembeli melakukan transfer lalu barang dikirim ke suatu tempat tanpa melakukan pertemuan antara pengguna dengan pengedar.
Hanya empat kasus saja yang memakai proses face to face. "Kalau usia termuda di bawah 20 tahun atau antara 16 sampai 20 tahun ada juga," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.