Duh, Baru 2,8% Masyarakat Indonesia yang Menyikat Gigi dengan Benar
Berdasarkan data, baru 2,8% masyarakat yang sudah melakukan gosok gigi secara benar.
Ilustrasi telur (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional cenderung tinggi.
Harianjogja.com, JOGJA -- Harga beberapa komoditas di pasar tradisional bertahan pada harga tinggi. Pedagang berdalih hal ini disebabkan bulan Ramadan yang segera tiba.
Dua komoditas yang bertahan lama dengan harga tinggi adalah telur ayam broiler dan gula pasir. Hampir satu bulan ini harga gula pasir terus melambung. Hingga Senin (23//2016), pedagang di Pasar Demangan menjualnya dengan harga Rp15.000 per kg padahal pada tataran harga normal, harga gula pasir hanya di kisaran Rp12.000 per kg.
"Awet tingginya [gula pasir]," kata pedagang bernama Purwanto, Senin (23/5/2016).
Ia mengatakan, pada Senin (23/5/2016) memang tidak ada perubahan harga. Harga yang dipatok masih sama dengan harga komoditas satu hari sebelumnya, Minggu (22/5/2016). Meski begitu, harga yang berlaku pada Senin ini disebutnya sudah tergolong tinggi.
Dalam sehari, ia mendatangkan gula pasir dari agen sebanyak 0,5 kuintal hingga 1 kuintal.
"Sehari itu kadang habis kadang enggak. Tergantung pembelinya," kata Purwanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berdasarkan data, baru 2,8% masyarakat yang sudah melakukan gosok gigi secara benar.
Between Two Gates Kotagede ditutup sementara usai puluhan turis masuk tanpa izin. Warga resah, wisata massal dinilai ganggu privasi.
Dokter ungkap gangguan kelopak mata pada anak bisa muncul sejak lahir. Kenali gejala dan kapan harus ditangani agar tidak ganggu penglihatan.
Sultan HB X angkat bicara soal Lurah Condongcatur jadi tersangka korupsi TKD. Tegaskan hukum harus ditegakkan tanpa kompromi.
Viral truk trailer putar balik di Tol Semarang-Solo. TMJ minta maaf dan perketat pengawasan demi keselamatan pengguna jalan.
Inflasi DIY Mei 2026 naik jadi 0,15%. Tarif pesawat dan LPG jadi pemicu utama, sementara harga pangan turun menahan lonjakan.