Advertisement
LEBARAN 2016 : Stok Pangan Aman, Masyarakat Tetap Diimbau Tak Berbelanja Berlebihan
Advertisement
Lebaran 2016 untuk persediaan pangan terjamin.
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklaim stok bahan pangan sampai pasca Idulfitri aman. Masyarakat diminta untuk berbelanja sesuai kebutuhan.
Advertisement
"Kami imbau untuk tidak berbelanja berlebihan. Jangan khawatir stok habis karena sampai Lebaran masih cukup," kata Kepala Disperindag DIY, Budi Antono saat talkshow Suara Kepatihan di studio Star Jogja FM, Jumat (17/6/2016) pagi.
Ia mengklaim stok beras di pedagang sampai hari Jumat masih 72.5 ton dan di distributor masih 72.000 ton. Stok gula pasir di pedagang 85 ton dan distributor 8.000-an ton, sementara daging ayam di pedagang 35,2 ton dan di distributor 653.000 ton.
"Jadi jangan khawatir. Kebutuhan Ramadan dan Lebaran tercukupi," tegasnya lagi.
Pola perilaku konsumen saat Lebaran menurutnya perlu dikendalikan untuk menjaga stok barang. Jangan sampai belanja berlebihan dan tidak memperhitungkan kebutuhan. Konsumen juga tidak harus mengkonsumsi daging-dagingan tetapi bisa mengganti makanan alternatif lainnya seperti lauk ikan darat.
Anton, sapaan akrab kepala dinas ini juga meminta konsumen teliti dalam membeli barang karena banyak pedagang yang memanfaatkan komoditas yang dapat direkayasa, seperti barang nonkemasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
OTT KPK di Depok Seret Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Program MBG Buka Peluang Ekonomi, Ribuan UMKM Ikut Terlibat
- Ribuan Guru Honorer Sleman Aktif Mengajar, Belum Ada Kepastian Status
- Kodim Gunungkidul Akan Rutin Gelar Gerakan Kebersihan Seminggu Sekali
- Dinkes Kota Jogja Perketat Surveilans Cegah Masuk Virus Nipah
- Program JPD Jogja 2026, Mahasiswa Dapat Bantuan hingga Rp8 Juta
Advertisement
Advertisement



