6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Para pekerja yang melakukan perbaikan jalan di Jalan Parangtritis Paker, Bambanglipuro, Bantul, Selasa (29/6/2016). Perbaikan jalan tersebut ditergetkan akan selesai dua hari lagi dan sudah bisa digunakan saat lebaran nanti.( Yudho Priambodo/JIBI/Harian jogja)
Infrastruktur Bantul untuk pembangunan talut terus dikerjakan.
Harianjogja.com, BANTUL -- Pembangunan talut penahan jalan di ruas Jalan Parangtritis, Paker, Bantul akan dikebut dan ditargetkan selesai, Kamis (30/6/2016). Pasalnya selama musim libur Lebaran, jalan utama menuju tempat wisata pantai tersebut akan ramai dilalui wisatawan.
Saat ini setelah selesai mengerjakan talut penahan, jalan akan segera dilakukan pengaspalan sementara agar jalanan sudah bisa digunakan seutuhnya. Sesuai dengan perencanaan posisi bahu jalan juga akan diberi karung pasir sebagai pengaman agar pengemudi tidak terlalu mepet ke bahu jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Yogyakarta-Parangtritis Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) Arif Rudiyanta mengatakan, meskipun pelaksanaan pembangunan sempat mundur dikarenakan faktor cuaca, kini pembangunan atau perbaikan jalan ini akan diselesaikan dalam waktu dekat.
“Kemarin sempat berhenti sehari, sekarang untuk mengejar target pembangunan para pekerja harus kerja lembur, dengan demikian kita sudah bisa pastikan bahwa nanti saat Lebaran jalan seutuhnya sudah bisa digunakan,” paparnya, Selasa (28/6/2016).
Saat ini memang jalan Parangtritis di daerah paker tersebut hanya bisa digunakan separuh jalan saja, sementara untuk lalu lintas dari arah selatan dan utara harus bergantian. Tebing sepanjang 45 meter yang ambrol karena terkena banjir beberapa waktu yang lalu tersebut saat ini juga dibangun bronjong yang berguna untuk memecah gelombang air sungai.
“Menurut informasi dari warga tebing tersebut sudah kurang lebih tiga sampai empat kali ambrol, jadinya saat ini kita beri bronjong juga dibawahnya agar saat banjir hantaman air tidak terlalu keras mengenai tebing,” katanya.
Sementara itu Kepala Seksi Operasi Jaringan Irigasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Bantul, Suyitno, mengatakan setelah dilakukan survei sesaat setelah banjir, jalan yang menjadi kewenangan pusat tersebut memang segera di lakukan perbaikan.
“Yang jelas karena jalan tersebut termasuk jalur utama, maka memang harus dilakukan perbaikan agar tidak membuat kemacetan saat musim liburan nanti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Topan Dujuan mendekati Tokyo, JAL dan ANA membatalkan sedikitnya 275 penerbangan akibat cuaca buruk dan hujan ekstrem.
Simak lima alat pelacak mobil, mulai dari GPS Kabel Android hingga Super Spring VT-100 M. Ketahui fitur dan kisaran harganya.
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.