Lansia Solo Tertipu Haji, Lapor Polisi Sejak 2025 Pelaku Masih Bebas
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Perikanan Gunungkidul saat ini masuk masa paceklik.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Nelayan Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul beramai-ramai memanen Jingking yang mulai muncul di pinggir pantai selatan Gunungkidul. Hal tersebut menjadi aktivitas baru bagi nelayan setelah sekian lama tak beraktivitas akibat masa paceklik.
Setiap kilogram jingking dihargai Rp5.000, bukan harga yang tinggi dibandingkan hasil laut seperti ikan maupun lobster. Namun dikarenakan jumlah tangkapan jingking cukup banyak maka memberika peruntungan tersendiri bagi nelayan pantai Baron.
Seperti yang dialami oleh salah seorang nelayan Baron, Yanto mengatakan setiap kali melaut ia mampu menjaring sekitar 50 kilogram jingking. Menurutnya hasil tersebut cukup lumayan.
“Selain dapatnya banyak, cara menangkap pun tergolong sangat mudah,” kata Yanto.
Dikatakannya, jingking mulai banyak muncul dalam waktu sepekan terakhir. Hewan yang lebih banyak ditemukan di pinggiran pantai tersebut hana diperoleh dengan mudah menggunakan jarring sederhana, sehingga tidak memerlukan upaya keras untuk mendapatkannya. Untuk diketahui, ia menjelaskan bahwa jingking adalah semacam hewan laut yang hidup di daerah pasiran pantai. Jingking disebut juga anak kepiting yang ukurannya tak lebih dari besaran kavang hijau. Masyarakat setempat juga banyak memanfaatkan jingking untuk keperluan kreasi kuliner laut, biasanya dijadikan bahan pelngkap rempeyek.
Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Rujimanto mengatakan bahwa hal tersebut sebagai kegiatan tambahan bagi nelayan yang selama ini lebih sering menganggur tak ada kegiatan.
“Panen Jingking dijadikan hiburan tersendiri bagi nelayan dalam minggu-minggu ini,” kata Rujimanto
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Pencegahan stunting tidak selalu membutuhkan biaya mahal. Pemenuhan gizi anak dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku berjudul Mudah dan Sukses Usaha Beternak Ayam Kampung Super di Balai Padukuhan Kanigoro.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 6 Juni 2026 lengkap. Transportasi andalan komuter cepat, murah, dan bebas macet.
BMKG prakirakan cuaca DIY 6 Juni 2026 cerah hingga udara kabur. Warga diminta waspada perubahan cuaca lokal.
Bedah buku berjudul Negara dan Darurat Digital: Jerat Platform Judi Online dan Pinjaman digelar di Balai Kalurahan Ngawis, Kamis (4/6/2026).