Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Dimas Diajeng Jogja 2016 terpilih diapit Dimas Jogja 2014 dan Diajeng Jogja 2014 usai Gebyar Malam Penobatan Dimas Diajeng Jogja 2016 di Graha Sabha Pramana, Kamis (27/10/2016). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Dimas Diajeng Jogja 2016 dimenangkan dari Sleman.
Harianjogja.com, JOGJA -- Sebanyak dua finalis Dimas Diajeng asal Sleman dinobatkan menjadi Dimas Diajeng Jogja 2016, Kamis (27/10/2016). Dalam Gebyar malam Penobatan Dimas Diajeng 2016, Fariz Bimananta Saputra dan Lilis Arilia menyandang status baru sebagai duta pariwisata DIY.
Malam puncak penobatan Dimas Diajeng Jogja 2016 yang dilangsungkan di Graha Sabha Pramana itu menampilkan 30 finalis yang terdiri dari 15 Dimas dan 15 Diajeng dari empat kabupaten dan satu kota. Para finalis kemudian dipilih kembali dan menyisihkan sepuluh finalis. Kesepuluh finalis ini kemudian menjawab sejumlah pertanyaan dari beberapa juri yang berasal dari berbagai kalangan.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta mengungkapkan materi pembekalan yang telah diberikan kepada para finalis meliputi berbagai hal. Di antaranya materi tentang kepariwisataan, budaya, public speaking, Bahasa Inggris, hingga pengetahuan tentang dunia hiburan.
"Melalui insan-insan muda yang terpilih ini diharapkan mampu mempromosikan destinasi wisata Jogja yang menarik, aman dan nyaman untuk dikunjungi, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar Aris.
Pertanyaan seputaran pembangunan dan pariwisata DIY menjadi fokus dalam babak penyisihan malam itu. Di antaranya tentang upaya pengembangan pariwisata, rencana pembangunan bandara hingga pertanyaan tentang pemanfaatan teknologi informatika di kalangan anak muda.
Jawaban lantang tentang upaya mengembangkan pariwisata DIY dengan meningkatkan atraksi-atraksi wisata yang ada, berhasil membuat Fariz Bimananta Saputra diganjar juara pertama dan dinobatkan sebagai Dimas Jogja 2016 menggantikan Dimas Sulfambara R Arsyad. Demikian juga dengan jawaban santun nan lugas yang disampaikan mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNY, Lilis Arilia meloloskannya sebagai Diajeng Jogja 2016 menggantikan Diajeng Annisa Hertami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.
Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu.
Hasil UEFA Nations League 2026/2027: Belgia menang 3-0 atas Türkiye, Polandia 6-0 Rumania, Prancis ditahan Italia 1-1.
Prakiraan cuaca Jogja dan DIY Sabtu 3 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Jogja.