Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Sri Purwanti, ibu korban saat menerima ucapan belasungkawa dari para pelayat di rumah duka di Rejowinangun, Kotagede, Senin (31/10/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Penembakan karyawan GL Zoo masih belum ditemukan pelaku dan motifnya
Harianjogja.com, JOGJA-Pelaku penembakan karyawan Gembira Loka Zoo, Minggu (30/10/2016) diduga menggunakan senapan angin.
Baca juga : http://harianjogja.com/?p=765038" target="_blank">INFO TERKINI : Karyawan GL Zoo Tewas Ditembak saat Makan Siang
Kapolresta Jogja, Komisaris Besar Polisi Tommy Wibisono mengatakan dari hasil visum, korban mengalami luka dibagian perut kanan karena tertembus peluru.
"Dari proyektil yang ditemukan diduga korban ditembak dengan menggunakan senapan angin, senapan [yang bisa digunakan untuk berburu] burung," kata Tommy, Senin (31/10/2016).
Tommy mengaku belum bisa menyimpulkan motif penembakan tersebut. Namun ia menduga karena motif pribadi. "Masih kita selidiki," katanya.
Sampai Senin siang, polisi sudah memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap kasus penembakan tersebut, di antaranya dua orang yang mengantar korban ke rumah sakit, dan satu orang yang kemungkinan mengenal ciri-ciri pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
BNPB memastikan tidak ada korban jiwa akibat karhutla di Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Simak kronologi dan penanganannya.
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.