BANJIR GUNUNGKIDUL : SMPN 3 Saptosari 2 Kali Terendam, Ini Penyebabnya

Ilustrasi banjir selutut (JIBI/Solopos/Antara - Saiful Bahri)
01 Desember 2016 05:20 WIB Bhekti Suryani Gunungkidul Share :

Banjir Gunungkidul menimpa sebuah sekolah di Saptosari.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Banjir setinggi lutut orang dewasa merendam SMP 3 Saptosari Gunungkidul akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ini pada Selasa (29/11) malam. Aktivitas belajar ratusan siswa terpaksa diliburkan.

(Baca juga :http://www.solopos.com/2016/11/30/banjir-gunungkidul-sekolah-terendam-ratusan-siswa-diliburkan-773152"> BANJIR GUNUNGKIDUL : Sekolah Terendam Ratusan Siswa Diliburkan)

Kepala SMP 3 Saptosari Agus Supardiyo mengatakan, sudah dua kali sepanjang tahun ini sekolahnya dilanda banjir. SMP 3 Saptosari menurut dia sangat rentan dilanda banjir, sebab secara geografis, posisinya berada di daerah lembah.

“Kalau hujan air turun ke bawah atau lembah jadi posisinya menampung air hujan,” jelas Agus Supardiyo.

Bencana yang berulang tersebut menurut dia merugikan sekolah. Sejatinya mulai Rabu (30/11/2016), para siswa sudah menjalani Ujian Akhir Semester (UAS). Namun karena bencana alam itu, ujian sekolah pun tertunda.

Sekolah kata dia, tidak dapat begitu saja berserah pada alam. Bila air tak segera surut, otoritas sekolah berencana memindahkan kegiatan ujian ke lokasi lain seperti menumpang ke balai desa. Solusi jangka panjang kata dia, SMP 3 Saptosari harus pindah ke lokasi baru yang lebih tinggi.

“Sebenarnya kami sudah usulkan ke Pemerintah Daerah untuk direlokasi tapi sampai sekarang belum ada respons,” tuturnya lagi.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid, pemerintah telah menerima usulan relokasi SMP 3 Saptosari. Saat ini tutur Bahron, lembaganya masih mengkaji apakah relokasi merupakan pilihan tepat ataukah masih ada solusi lain. Keputusan relokasi juga harus disertai kesiapa anggaran serta calon lokasi baru.

Diakuinya, kondisi geografis SMP 3 Saptosari tidak baik. Sekolah itu berada di lembah, yang terdapat saluran air atau luweng di bagian bawahnya. Hujan sedikit saja dapat berbuah masalah.