Wajah Baru Pantai Baron Bikin Wisatawan Berdatangan, Kebersihan Jadi Sorotan
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Abrasi Pantai Selatan perlu diatasi bersama.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Banjir yang terjadi di Sungai Bawah Tanah Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari membuat kawasan Pantai Baron mengalami abrasi sekitar 50 centimeter. Akibat kejadian ini, para pengunjung diminta untuk berhati-hati saat beraktivitas di pantai tersebut.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengimbau kepada pengunjung untuk berhati-hati. Dia pun berharap, untuk sementara waktu pengunjung tidak melakukan aktivitas bermain air di Pantai Baron, karena lokasinya berbahaya dan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan laut.
“Namun jika pengunjung tetap ingin bermain, saya harap bisa berkoordinasi dengan petugas SAR. Koordinasi itu penting demi alasan keselamatan dan kami juga siap membantu menunjukan lokasi yang aman sehingga kenyamanan pengunjung tidak terganggu,” tutur dia.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan, abarasi yang terjadi di Pantai Baron merupakan hal yang sudah sering terjadi. Menurut dia, abrasi terjadi karena adanya gabungan aliran air dari sungai bawah tanah dan ombak dari laut. Dua faktor ini seringkali membuat alur sungai bawah berubah-ubah dalam rentang waktu tertentu, mulai dari mengalir ke arah timur atau ke selatan yang lansung menuju ke laut.
Dijelaskannya, perubahan alur ini yang perlu diwaspadai saat aliran mengalir ke timur. Sebab hal itu bisa memicu terjadinya kecelakaan laut, terutama bagi wisatawan yang tidak bisa berenang. "Kalau sudah mengalir ke timur biasanya akan dibarengi munculnya gundukan pasir yang menyerupai pulau karena terpisah oleh aliran sungai," ungkapnya.
Jika sudah demikian, lanjut Marjono, wisatawan menjadi tertarik untuk melakukan penyeberangan. Hal inilah yang menjadi bahaya karena disamping arus yang begitu kuat, terkadang kedalamannya bisa mencapai tiga meter. "Ya kalau tidak hati-hati bisa hanyut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di 13 stasiun.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.