Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Salah satu karya yang dipamerkan dalam rangkaian acara Kriya Awards 2016 menarik perhatian pengunjung di Jogja National Museum, Kamis (8/12/2016). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Pameran Kriya Awards menampilkan puluhan karya seni.
Harianjogja.com, JOGJA -- Pembukaan rangkaian acara Kriya Award 2016 dimeriahkan pagelaran busana karya para mahasiswa Jurusan Kriya, Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja, Kamis (8/12/2016) malam. Pameran yang diselenggarakan di Jogja National Museum itu menampilkan puluhan karya seni kriya dari mahasiswa kriya beberapa perguruan tinggi dari Solo dan Jakarta.
Ketua Kriya Awards 2016, Noni Widy/2016). Karya-karya tersebut tidak hanya dari kalangan mahasiswa Kriya ISI Jogja, tetapi juga dari undangan dari mahasiswa UKDW.
Selain itu, karya lainnya yang mengikuti seleksi dari mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Universitas Negeri Surakarta dan ISI Solo. Nantinya, dari karya-karya tersebut dipilih sepuluh besar terbaik untuk masuk dalam empat kategori Kriya Awards.
"Setelah masuk sepuluh besar, nantinya para pemilik karya ini akan mempresentasikan karyanya. Barulah nanti dipilih sesuai kategorinya," ujar Noni kepada Harian Jogja.
Noni menjelaskan ada empat kategori penghargaan yang akan diberikan pada malam puncak Kriya Awards 2016, pada Sabtu ini. Di antranya Karya Kriya Produk Terbaik, Karya Kriya Ekspresi Terbaik, Karya Kriya Terinovasi dan Karya Kriya Terfavorit.
"Selama ini acara ini diselenggarakan di dalam kampus, baru tahun ini diadakan di luar kampus. Melalui acara ini, kami ingin mengkomunikasikan tentang seni kriya ke masyarakat yang lebih luas. Seni kriya itu ada, seni kriya itu hidup dan menghidupi banyak orang," jelas Noni.
Acara yang dihadiri oleh Ketua Jurusan ISI Jogja, Pembantu Rektor III hingga kalangan Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata ini juga dihadir mahasiswa-mahasiswa seni dari berbagai perguruan tinggi, bagi Jogja, Jakarta maupun Solo.
Kepala Seksi Seni Rupa Dinas Kebudayaan DIY, Patmono Anggoro mengapresiasi kegiatan Kriya Awards yang digagas mahasiswa ISI Jogja. Kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan seniman-seniman muda di bidang seni kriya di Jogja. Ajang ini menjadi ruang berekspresi dan apresiasi terhadap karya kriya anak muda, sehingga dapat mendorong produktivitas karya seni yang semakin tinggi dari para seniman muda.
"Jadi, kami berharap di Jogja akan muncul seniman muda kriya di ajang-ajang [seni] tingkat nasional maupun internasional," ungkap Anggoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian