PORDA 2017 : Kulonprogo Targetkan 44 Medali Emas

02 April 2017 16:22 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Porda 2017, Kulonprogo berangkatkan ratusan atlet

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo akan memberangkatkan 528 atlet yang berlaga dalam 29 cabang olahraga di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Bantul 2017. Sedikitnya 44 medali emas ditargetkan dapat diraih oleh kontingen dari Kulonprogo.

Budi Hartono, Kepala Bidang Olahraga Pemuda Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kulonprogo mengatakan persiapan untuk pesta olahraga se-DIY itu telah dilaksanakan sejak Februari lalu, khususnya di beberapa cabor. Harapannya ada peningkatan prestasi yang bisa diupayakan dengan rentang waktu beberapa bulan persiapan ini. “Target kita bukan menaikkan peringkat tapi jumlah raihan medali,”terangnya kepada Harian Jogja pada Sabtu(1/4/2017).

Pada gelaran sebelumnya, Kulonprogo meraih posisi keempat dengan total 23 emas. Jumlah ini terpaut jauh dengan raihan Kota Jogja di posisi ketiga dengan 112 emas. Budi menguraikan jika pengembangan olahraga di daerah cukup terhambat dengan keterbatasan sarana dan prasarana. Selain itu, ada pula beberapa kondisi ketika atlet berpotensi yang kemudian berpindah daerah karena berbagai alasan.

Ia juga mengakui jika pihaknya terhalang dengan keterbatasan dana untuk pembiayaan atletnya dalam PORDA 2017 yang akan dilangsungkan Juli mendatang. Karena itu, guna meraih target tersebut, hanya atlet yang benar-benar potensial lah yang akan diberangkatkan. Hal ini berbeda ketika Kulonprogo menjadi tuan rumah pada 2015 lalu yang atletnya mengikuti semua cabang tanpa ada halangan pendanaan. Budi menyebutkan cabor tarung drajat, dayung, dan gulat sebagai salah satu nomor unggulan Kulonprogo.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulonprogo sendiri sebelumnya telah mendapatkan dana hibah sebesar Rp3,5miliar dari Pemkab Kulonprogo. Namun, dana tersebut tak hanya dialokasikan untuk persiapan Porda Bantul 2017 namun juga sejumlah kebutuhan lainnya. Salah satunya yakni pengembangan sekolah sepak bola dan operasional rutin.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kulonprogo, Sumarsana meyakinkan dana tersebut segera dapat dicairkan setelah naskah hibah ditandatangani oleh kedua pihak. “Pengawasan pemanfaatan dana juga akan dilakukan,”ujar dia.