Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2025. Selain jumlah kejadian yang bertambah, fatalitas korban meninggal dunia juga melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul mencatat sebanyak 84 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 62 kasus kematian.
Kapolres Gunungkidul AKBP Miharni Hanapi mengatakan tren kecelakaan lalu lintas di Bumi Handayani mengalami kenaikan dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Gunungkidul, jumlah kecelakaan pada 2024 tercatat sebanyak 915 kasus.
“Di tahun 2025 jumlah kecelakaan meningkat menjadi 935 kasus. Ada kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Miharni, Kamis (1/1/2026).
Peningkatan jumlah kecelakaan tersebut berdampak langsung pada bertambahnya korban meninggal dunia. Pada 2025 tercatat 84 korban jiwa, atau naik sekitar 35 persen dibandingkan 2024.
“Naiknya cukup signifikan karena fatalitas kecelakaan bertambah sekitar 35 persen dibandingkan tahun 2024,” ungkapnya.
Selain korban jiwa, kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, total kerugian material mencapai Rp855,9 juta, sementara pada 2024 tercatat sebesar Rp736,9 juta.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Miharni menginstruksikan jajarannya untuk terus meningkatkan upaya keselamatan berlalu lintas di masyarakat. Langkah ini dilakukan guna menekan angka kecelakaan di jalan raya wilayah Gunungkidul.
Menurut dia, upaya yang dilakukan tidak hanya berupa pengaturan lalu lintas secara rutin, tetapi juga melalui program edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
“Diharapkan anak-anak bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan nantinya mematuhi aturan yang berlaku,” katanya.
Selain edukasi, pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan kecelakaan. “Sosialisasi tertib berlalu lintas sangat penting, dan patroli akan terus kami lakukan,” ujarnya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Arfita Dewi menambahkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Namun, optimalisasi pencegahan membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Salah satunya dengan tertib berlalu lintas dan menaati seluruh peraturan yang berlaku,” katanya.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui patroli yang humanis, tetapi juga lewat kegiatan sosialisasi serta menggandeng relawan untuk kampanye keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Bulog Banyumas menyalurkan 31.904,3 ton beras SPHP sepanjang 2026. Stok beras di gudang mencapai 61.000 ton untuk menjaga stabilitas harga.
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Kapolri mengungkap laboratorium sabu seberat 1,2 ton di Pidie, Aceh, diduga dikendalikan ahli kimia dari jaringan internasional. Sebanyak 11 orang ditangkap.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani
Disdikpora Kulonprogo mendorong wajib belajar prasekolah satu tahun sebelum SD, dengan fokus pada pemerataan akses dan peningkatan kualitas PAUD.