Pelatih PSIM Jogja Bingung dengan Keputusan VAR saat Gol Haljeta Dianulir Lawan Madura
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel mempertanyakan proses VAR saat gol kedua Nermin Haljeta dianulir dalam laga melawan Madura United.
Foto ilustrasi kekerasan pada anak-anak, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus dugaan pelecehan seksual siswi SLB Jogja resmi naik ke tahap penyidikan setelah polisi memperoleh pengakuan dari terduga pelaku yang merupakan guru aparatur sipil negara (ASN). Kondisi korban disebut mengalami trauma berat sehingga membutuhkan pendampingan intensif dari psikolog dan psikiater.
Kasatreskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian menjelaskan peningkatan status perkara dilakukan seusai gelar perkara yang melibatkan terduga pelaku berinisial IM. Dari proses klarifikasi tersebut, yang bersangkutan membenarkan peristiwa yang dilaporkan korban.
“Sempat memanggil, sempat melaksanakan klarifikasi apakah ini benar, apakah ini benar. Saat klarifikasi itu, ia (terduga pelaku) membenarkan kejadian tersebut,” kata Riski, Kamis, (26/2/2026).
Selain keterangan terduga pelaku, penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dari pihak sekolah. Hasil pemeriksaan awal tersebut memperkuat dugaan adanya unsur tindak pidana sehingga kasus dinaikkan ke tahap penyidikan pada Rabu sebelumnya.
“Iya, saksi ini kan baru kita ambil keterangan, bagian saksi dari pihak sekolah. Makanya kita meyakini memang ada tindak pidana itu. Makanya hari Rabu kemarin kita naikkan ke proses penyidikan,” ucap Riski.
Pada tahap penyidikan ini, kepolisian akan kembali memanggil pihak terlapor untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penetapan tersangka akan dilakukan setelah seluruh rangkaian penyidikan dinyatakan lengkap.
“Saksi terlapor nanti kita panggil di waktu saat penyidikan. Setelah itu baru bisa kita tentukan menaikkan tersangka atau tidak,” katanya.
Riski mengungkapkan hingga kini korban yang teridentifikasi masih satu orang. Namun kondisi psikologis korban disebut cukup berat akibat trauma yang dialami sehingga proses pendalaman keterangan membutuhkan pendekatan khusus.
“Sampai saat ini baru satu. Memang dari hasil ini, si korban ini traumanya agak berat. Jadi kita memang butuh psikiater, butuh effort yang lebih besar untuk menggali,” tandasnya.
Dampak trauma tersebut membuat korban belum bersedia kembali bersekolah. Kepolisian memastikan korban terus mendapatkan pendampingan dari berbagai pihak sejak awal laporan masuk, termasuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), tenaga psikiater, hingga kementerian terkait.
“Sampai kemarin kita tanya, belum mau sekolah. Masih trauma. Dari awal memang kita selalu didampingi UPTD PPA, psikiater, bahkan dari kementerian juga turun ikut memantau,” kata Riski.
Terjadi Berulang Kali
Sementara itu, kuasa hukum korban Hilmi Miftahzen sebelumnya menyampaikan dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SLB Jogja terjadi berulang kali dalam rentang November hingga Desember 2025. Kasus tersebut baru terungkap setelah korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang tua pada Januari 2026, sehingga laporan kemudian diproses aparat penegak hukum.
Hilmi menilai tindakan oknum guru tersebut tidak pantas dan mengarah pada pelecehan seksual terhadap anak berkebutuhan khusus, meskipun detail lokasi serta jumlah kejadian masih terus didalami penyidik dalam proses penyidikan kasus pelecehan siswi SLB Jogja.
“Ya ada tindakan-tindakan yang kurang etis, tidak senonoh yang dilakukan oleh oknum guru. Menurut kami itu hal yang menjijikkan karena anak-anak itu kan butuh hak pendidikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel mempertanyakan proses VAR saat gol kedua Nermin Haljeta dianulir dalam laga melawan Madura United.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.