Advertisement

Kecelakaan Maut di Panggang Gunungkidul, Satu Pemotor Tewas

David Kurniawan
Kamis, 19 Februari 2026 - 16:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Kecelakaan Maut di Panggang Gunungkidul, Satu Pemotor Tewas Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di ruas jalan kabupaten Padukuhan Panggang II, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang, Kamis (19/2/2026). Seorang pembonceng sepeda motor bernama Harto Sugiyono, warga Kalurahan Girimulyo, Panggang, meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Peristiwa nahas itu bermula saat sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi AB 6689 UJ yang dikendarai Triyono melaju dari arah Girimulyo menuju Panggang. Saat itu, Triyono membonceng dua orang, yakni Harto Sugiyono dan Pariyati.

Advertisement

Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di Tanjakan Dendeng, dari arah berlawanan melaju truk pengangkut ayam dengan nomor polisi AB 8024 PK yang dikemudikan Jujuk Purwanto, warga Imogiri, Bantul. Diduga laju truk terlalu ke kanan hingga bertabrakan dengan sepeda motor yang membawa tiga penumpang tersebut.

Kapolsek Panggang Gatot Sukoco mengatakan pihaknya telah menerima laporan kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk pengangkut ayam di wilayah Kapanewon Panggang. Petugas kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi karena pengemudi truk tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak sepeda motor. Korban atas nama Harto dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka parah,” ujar Gatot saat dikonfirmasi wartawan, Kamis siang.

Sementara itu, dua korban lainnya yakni Triyono selaku pengendara motor dan Pariyati sebagai pembonceng mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Saptosari.

“Penanganan perkara sudah dilimpahkan ke Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Gunungkidul. Seluruh barang bukti kecelakaan telah kami amankan,” tambahnya.

Gatot berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur rawan kecelakaan.

“Patuhi aturan lalu lintas, jangan ngebut, dan selalu waspada. Kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Basarnas Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat Pelita Air di Krayan Nunukan

Basarnas Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat Pelita Air di Krayan Nunukan

News
| Kamis, 19 Februari 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement