Stunting di Kota Jogja Menurun, Kotagede Masih Tertinggi
Prevalensi stunting di Kota Jogja turun menjadi 8,27 persen pada 2026. Kemantren Kotagede masih mencatat angka stunting tertinggi.
Pasar Ramadan Kauman
Harianjogja.com, JOGJA —Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memetakan sejumlah titik rawan kemacetan selama Ramadan 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dishub menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional di beberapa kawasan.
Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif, menyebut sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan selama Ramadan berada di kawasan Jogokariyan, Kauman, dan Nitikan. Wilayah tersebut kerap menjadi pusat aktivitas penjualan makanan dan takjil, sehingga memicu lonjakan arus lalu lintas pada sore hingga malam hari.
“Pemetaan ini kami lakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Agus, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk mengurai kemacetan yang hampir setiap tahun terjadi ketika aktivitas jual beli takjil mulai ramai menjelang waktu berbuka puasa.
Selain pengaturan arus lalu lintas, Dishub Kota Jogja juga menyiapkan sarana parkir tambahan di sekitar lokasi rawan kemacetan. Penambahan kantong parkir tersebut ditujukan untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas warga yang datang berbelanja selama Ramadan.
Agus menambahkan, selama Ramadan pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan acak terhadap kendaraan angkutan penumpang maupun barang. Pemeriksaan ini meliputi kelengkapan administrasi, kondisi kendaraan, serta kesiapan pengemudi agar tetap memenuhi standar keselamatan.
“Uji KIR bukan untuk mempersulit, tetapi untuk memberikan kepastian bahwa kendaraan angkut barang dan jasa benar-benar dalam kondisi layak jalan, baik kendaraannya maupun pengemudinya,” katanya.
Dia mengungkapkan, dalam pemeriksaan sebelumnya di kawasan Jalan Veteran, masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang uji KIR-nya tidak aktif. Padahal, uji KIR menjadi instrumen penting untuk memastikan kendaraan aman digunakan di jalan.
“Tujuan utama kami memastikan kelancaran lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prevalensi stunting di Kota Jogja turun menjadi 8,27 persen pada 2026. Kemantren Kotagede masih mencatat angka stunting tertinggi.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.