Advertisement
Cuaca Ekstrem Bantul Picu 25 Pohon Tumbang dan Ganggu Akses Jalan
Foto ilustrasi evakuasi pohon tumbang di Bantul, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di Bantul, Rabu (18/2/2026), menyebabkan puluhan pohon tumbang di sejumlah wilayah dan mengganggu akses jalan warga. Hal ini ditegaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul yang masih melakukan penanganan di lapangan hingga siang hari.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol menyampaikan hingga pukul 13.00 WIB tercatat sedikitnya 25 titik kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem Bantul tersebut. Wilayah paling terdampak berada di Kapanewon Bantul dengan 10 titik kejadian, diikuti Sewon lima titik dan Sedayu empat titik.
Advertisement
“Data yang masuk hingga siang ini tercatat 25 titik pohon tumbang. Penanganan dan evakuasi masih berlangsung,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Kapanewon Kasihan sebanyak dua titik, Pleret dua titik, serta masing-masing satu titik di Sanden dan Jetis. Antoni menjelaskan cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan merata di beberapa wilayah Kabupaten Bantul.
BACA JUGA
"Sebanyak 12 titik jalan terdampak akibat pohon yang tumbang. Selain itu 14 rumah juga dilaporkan tertimpa. Tidak ada korban jiwa maupun luka," jelasnya.
Dampak cuaca ekstrem Bantul tersebut membuat sejumlah akses jalan sempat terganggu karena material pohon menutup badan jalan. Petugas gabungan kemudian diterjunkan untuk mempercepat proses evakuasi agar lalu lintas kembali normal.
Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan meliputi BPBD Bantul, TNI, Polri, PLN Bantul, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) kalurahan, relawan, hingga masyarakat setempat. Mereka melakukan pemotongan batang pohon, pembersihan material, serta pendataan kerusakan di lokasi terdampak.
Hingga saat ini, proses penanganan dan pendataan masih terus berlangsung seiring laporan kejadian yang masih masuk dari masyarakat. BPBD Bantul mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya risiko pohon tumbang dan gangguan akses jalan yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama kondisi cuaca belum stabil.
"Hingga kini, proses penanganan dan pendataan masih terus dilakukan oleh petugas. Kami minta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi pohon tumbang dan gangguan akses jalan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pagar Rumah Jusuf Kalla Ditabrak Mobil, Diduga Pengemudi Mabuk
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Operasi Keselamatan Progo 2026 Mampu Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan
- Puasa, Begini Skema Penyaluran MBG di Gunungkidul
- Dampak Hujan, BPBD Catat 32 Titik Longsor, Warga Terpaksa Mengungsi
- Reaktivasi PBI JK Capai 2.000 Orang, Sleman Tanggung Pakai APBD
- Musprov SMSI DIY Angkat Ketua Baru, Dorong Ekosistem Media Siber Sehat
Advertisement
Advertisement







