Advertisement
SPPG Seyegan Sesuaikan MBG saat Ramadan dan Libur Nasional
Foto ilustrasi wadah MBG. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margomulyo, Seyegan, Sleman mengalami penyesuaian selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Idulfitri, serta libur nasional Tahun Baru Imlek. Hal ini ditegaskan pengelola SPPG sebagai tindak lanjut kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait mekanisme distribusi layanan gizi pada periode hari besar.
Penyesuaian tersebut mencakup penghentian sementara distribusi pada tanggal tertentu serta perubahan pola pemberian makanan selama Ramadan, namun layanan bagi kelompok prioritas tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Advertisement
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margomulyo, Joni Prasetyo, menjelaskan kebijakan tersebut merujuk pada arahan resmi Badan Gizi Nasional melalui Direktorat Manajemen Risiko Pemenuhan Gizi mengenai distribusi MBG pada hari libur nasional dan bulan Ramadan.
Pada 16–17 Februari 2026 yang bertepatan dengan libur Tahun Baru Imlek, SPPG Margomulyo tidak melakukan distribusi MBG. Selanjutnya, pada awal Ramadan 18–22 Februari 2026, pendistribusian juga ditiadakan dan akan kembali berjalan serentak pada Senin (23/2/2026).
BACA JUGA
“Penyesuaian ini bersifat sementara dan mengikuti ketentuan dari Badan Gizi Nasional. Setelah periode libur berakhir, pelayanan kembali normal sesuai petunjuk teknis,” kata Joni lewat pesan tertulis pada WhatsApp, Selasa (17/2/2026).
Meski distribusi umum mengalami penyesuaian, pelayanan bagi Kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita usia 6–59 bulan tetap dilaksanakan setiap Senin dan Kamis melalui posyandu atau titik kumpul yang telah disepakati.
Lebih lanjut, selama Ramadan penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa akan memperoleh Paket Makanan Kemasan Sehat MBG. Paket tersebut diproduksi langsung di dapur SPPG dengan standar keamanan pangan serta prinsip gizi seimbang. Menu yang disiapkan berupa makanan siap konsumsi yang tidak mudah basi dan aman dari risiko kontaminasi.
Pada periode libur dan cuti bersama Idulfitri 18–24 Maret 2026, distribusi harian juga tidak dilakukan. Sebagai pengganti, pada 17 Maret 2026 penerima manfaat akan mendapatkan satu paket makanan kemasan sehat ditambah tiga paket bundling untuk kebutuhan konsumsi beberapa hari berikutnya.
Selain penyesuaian distribusi, SPPG Margomulyo tetap menjalankan kegiatan operasional selama masa jeda, meliputi pembersihan dapur, pemeliharaan peralatan dan kendaraan distribusi, peningkatan kompetensi personel, hingga edukasi gizi dan keamanan pangan kepada masyarakat.
Joni menegaskan seluruh relawan yang bertugas pada hari libur dan cuti bersama tetap mendapatkan kompensasi lembur sesuai ketentuan yang berlaku. Program MBG diharapkan tetap berjalan aman, tepat sasaran, dan akuntabel sehingga pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak, tetap terjaga selama Ramadan maupun periode libur nasional.
“Komitmen kami adalah memastikan Program MBG tetap aman, tepat sasaran, dan akuntabel. Hak gizi anak Indonesia harus tetap terpenuhi, termasuk selama bulan suci Ramadhan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Ungkap Rp5 Miliar dalam Lima Koper Disimpan di Safe House
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Hilal Awal Ramadhan 1447 H Dipastikan Tak Terlihat di DIY
- Dana Desa Dipangkas untuk KDMP, Lurah di Gunungkidul Hanya Bisa Pasrah
- Operasi Keselamatan Progo 2026 Mampu Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan
- Puasa, Begini Skema Penyaluran MBG di Gunungkidul
- Dampak Hujan, BPBD Catat 32 Titik Longsor, Warga Terpaksa Mengungsi
Advertisement
Advertisement





