6 Anak di Sleman Terpapar Radikalisme, Kesbangpol Lakukan Asesmen
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Ilustrasi gedung sekolah yang rusak/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Disdik Sleman menyatakan hanya merehabilitasi dua gedung PAUD pada tahun anggaran 2026. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi faktor utama minimnya satuan Pendidikan Anak Usia Dini yang mendapatkan perbaikan fisik tahun ini.
Ketua Tim Kerja Sarpras Bidang PAUD dan Dikmas Disdik Sleman, Bambang Maranana, menjelaskan pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp163 juta untuk rehabilitasi dua gedung. Penentuan lokasi sasaran mengacu pada proposal permohonan yang masuk ke dinas.
Selain itu, Disdik Sleman juga melakukan verifikasi terhadap rencana anggaran biaya (RAB) sebelum bantuan rehabilitasi diberikan. Proses administrasi masih berjalan dan sejumlah proposal masih dalam tahap penelaahan.
“Kami masih berproses untuk administrasi. Ada banyak proposal masuk ke kami, tapi saya tidak hafal ada berapa. Target kami bulan Mei sudah mulai fisiknya,” kata Bambang dihubungi, Rabu (18/2/2026).
Di luar anggaran daerah, Pemerintah Pusat melalui program revitalisasi satuan pendidikan disebut akan turut memberikan bantuan. Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait lokasi penerima karena Disdik masih melakukan verifikasi data.
Bantuan dari Pusat tersebut nantinya disalurkan langsung ke sekolah tanpa melalui dinas. Disdik Sleman berperan mengawal serta mengoordinasikan kebutuhan antara pemerintah pusat dan satuan pendidikan.
“Kami juga tahu ada bantuan itu lewat aplikasi. Tahun lalu saja ada bantuan untuk dua sekolah, tapi kami tidak mendapat undangan untuk koordinasi. Langsung sekolah yang ke Jakarta,” katanya.
Bambang berharap jumlah sekolah penerima bantuan revitalisasi pada 2026 bisa lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Ia mengakui anggaran pendidikan tahun ini mengalami penyusutan akibat pemangkasan transfer keuangan daerah (TKD) yang berdampak pada kebijakan efisiensi di lingkungan Pemkab Sleman.
“Tahun lalu pakai mekanisme dana alokasi khusus. Kalau tahun ini anggarannya dari Pusat belum kelihatan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Singapura pemerintahan terbaik ASEAN 2026 dengan skor 77,4. Indonesia peringkat 3 dengan skor 54,9. Simak daftar lengkap 9 negara ASEAN.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa Dirjen WHO bersama tiga kandidat lain di tengah tekanan pendanaan organisasi kesehatan dunia.
Recall mobil China melibatkan Tesla, Xiaomi, Leapmotor hingga Xpeng karena mekanisme pintu darurat sulit dikenali.
Bank dapat memblokir rekening dalam kondisi tertentu. Simak dasar hukum, prosedur, serta hak nasabah saat rekening dibatasi.
Compaq kembali hadir lewat tablet Android QTab Ultra 12.6 dengan layar AMOLED 12,6 inci, RAM 12 GB, dan baterai 11.000 mAh.