Advertisement

1.545 Marbot di Sleman Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Abdul Hamied Razak
Senin, 16 Februari 2026 - 22:07 WIB
Abdul Hamied Razak
1.545 Marbot di Sleman Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan di Pendapa Parasamya, Kantor Bupati Sleman, Senin (16/2 - 2026). Kartu diserahkan langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya kepada para marbot penerima manfaat. Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Sebanyak 1.545 marbot masjid di Kabupaten Sleman kini resmi mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini digagas Pemerintah Kabupaten Sleman melalui kolaborasi lintas lembaga bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, BAZNAS Kabupaten Sleman, serta Bank BSI Maslahat.

Dari total penerima manfaat, BAZNAS Kabupaten Sleman menanggung iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun bagi 1.212 marbot. Sementara itu, Bank BSI Maslahat memberikan dukungan pembiayaan iuran bagi 333 marbot lainnya. Program ini dirancang berlangsung secara bertahap hingga seluruh marbot masjid di Sleman memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

Advertisement

Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan di Pendapa Parasamya, Kantor Bupati Sleman, Senin (16/2/2026). Kartu diserahkan langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya kepada para marbot penerima manfaat.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sleman, Sony Eka Santana, mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sosial keagamaan. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan sistem perlindungan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sosial keagamaan di Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sleman, Drs. H. Masuko, menyebut Kabupaten Sleman memiliki sekitar 4.000 masjid dan musala. Hingga saat ini, sebanyak 335 masjid telah mendaftarkan marbotnya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri.

Ia juga mengungkapkan, sembilan marbot telah menerima manfaat klaim Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya adalah marbot Musala Al Ikhlas Kwarasan, Nogotirto, Gamping, yang ahli warisnya menerima santunan sebesar Rp42 juta.

“Seperti yang disaksikan hari ini, santunan tersebut benar-benar membantu keluarga marbot yang ditinggalkan,” kata Masuko.

Masuko menilai dukungan iuran dari BAZNAS Kabupaten Sleman dan Bank BSI Maslahat memberikan harapan baru bagi para marbot. Ia berharap program bantuan iuran ini dapat berkelanjutan dan secara bertahap mencakup seluruh marbot masjid di Sleman.

Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Sleman serta kebijakan BAZNAS Sleman yang menyalurkan dana zakat untuk perlindungan jaminan sosial marbot. Menurutnya, kebijakan ini memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengelolanya.

“Ini bukti zakat para muzakki, termasuk ASN Pemda Sleman, tersalurkan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi para marbot,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah Padang Laksanakan Tarawih Perdana

Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah Padang Laksanakan Tarawih Perdana

News
| Senin, 16 Februari 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement