Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Petugas dari Polsek Semanu saat memasang garis polisi di lokasi yang menenggelamkan Dukuh Sempon Wetan, Wahyu Ristanto di Kali Ngreneng di Padukuhan Wediutah, Ngeposari, Semanu, Rabu (18/2/2026).istimewa Polsek Semanu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL —Aksi heroik berujung duka terjadi di Kali Ngreneng, Rabu (18/2/2026) siang. Dukuh Sempon Wetan, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Wahyu Ristanto, ditemukan meninggal dunia setelah menolong dua mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang hanyut di aliran sungai tersebut.
Peristiwa bermula saat sekelompok mahasiswa KKN melakukan survei lokasi di kawasan Kali Ngreneng, Padukuhan Wediutah, Kalurahan Ngeposari. Korban yang mengenal medan setempat ikut mengantar rombongan ke lokasi kegiatan.
Usai survei, sebagian peserta melakukan aktivitas berenang di sungai. Namun nahas, dua mahasiswi terseret arus dan mengalami kesulitan menyelamatkan diri.
Melihat kejadian itu, Wahyu Ristanto secara spontan terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan. Kedua mahasiswi berhasil diselamatkan. Namun, setelahnya korban justru tenggelam dan tidak muncul ke permukaan.
“Kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Kami segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Semanu Polsek Semanu, AKP Pudjijono, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu.
Warga dan saksi di lokasi segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Proses pencarian dilakukan dengan membuka penutup bendungan agar debit air surut. Setelah air berkurang, korban ditemukan di sisi timur pintu bendungan.
“Korban langsung dievakuasi ke darat,” ujar Pudjijono.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.
“Keterangan dari tim medis, korban sudah meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Kapolsek Semanu berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di alam terbuka, khususnya di wilayah perairan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Apalagi saat ini kondisi cuaca kerap ekstrem,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.