PLTMH Kedungrong, Warga Samigaluh Tetap Nikmati Listrik Saat PLN Padam
PLTMH Kedungrong di Samigaluh membuat warga tetap menikmati listrik saat pemadaman PLN. Biaya murah dan mampu melayani 50 KK.
Desa Wisata Sermo bersama personel TNI-Polri melaksanakan kegiatan bersih-bersih destinasi wisata di Waduk Sermo, Selasa (17/2/2026) sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar dapat menjadikan tempat wisata yang nyaman dan asri. Bersih-bersih Waduk Sermo dilakukan di sejumlah titik keramaian wisatawan seperti parkir kendaraan hingga sarana yang dekat dengan kuliner. /Istimewa.
Harianjogja.com, KULONPROGO – Waduk Sermo di Kabupaten Kulonprogo yang semula dibangun sebagai penopang kebutuhan air, kini berkembang menjadi destinasi wisata andalan. Selain panorama alamnya, pengunjung dapat menikmati wahana naik perahu mengelilingi Waduk Sermo hingga camping di sejumlah titik tepian waduk.
Ketua Desa Wisata Sermo, Mujari, menyebut kawasan ini juga menyediakan paket outing class dan live in yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah maupun komunitas. Dalam paket tersebut, siswa diajarkan membuat dekorasi dari janur serta merakit alat musik bambu, seperti seruling dan angklung.
“Pembelajaran kesenian bisa untuk belajar gamelan untuk siswa. Paket wisata ada perahu, outbound, camping, dan paket trekking yang bisa dilakukan di kawasan Waduk Sermo,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, salah satu daya tarik unik Waduk Sermo adalah pengalaman menyantap nila goreng di atas perahu yang melaju di perairan waduk. Paket wisata ini tergolong baru dan disebutnya tidak dapat ditemukan di destinasi lain di Kulonprogo.
Waduk Sermo sendiri merupakan destinasi yang dikelola oleh Dinas Pariwisata sehingga retribusi yang masuk menjadi bagian dari pendapatan asli daerah (PAD).
“Untuk hari-hari biasa, pengunjung Waduk Sermo sekitar 200-an wisatawan. Ketika ada event atau saat libur bisa sampai seribu hingga dua ribu pengunjung, baik yang berwisata di destinasi maupun yang camping di Waduk Sermo,” ucap Mujari.
Guna menjaga kawasan tetap asri dan bersih, pada Selasa (17/2/2026) dilakukan aksi bersih-bersih di area Waduk Sermo. Kegiatan ini melibatkan pengelola Desa Wisata Sermo bersama unsur TNI-Polri.
Menurut Mujari, aksi tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar destinasi wisata lebih nyaman dikunjungi wisatawan.
“Tadi pagi dari Polsek Kokap sama Koramil Kokap bersama desa wisata di Waduk Sermo. Bagian yang kami bersihkan seperti tempat-tempat umum yang biasanya banyak menjadi pusat wisatawan,” ungkapnya.
Terkait tarif, biaya masuk Waduk Sermo sebesar Rp10.000 per orang. Untuk camping, tarifnya bervariasi sesuai kapasitas tenda dan fasilitas yang diminta. Sementara itu, paket makan nila goreng di atas perahu dibanderol mulai Rp250.000 hingga Rp400.000, sudah termasuk naik perahu.
Meski terus berinovasi, Mujari mengakui kunjungan Waduk Sermo saat ini belum mampu menyaingi Pantai Glagah sebagai destinasi paling ramai di Kulonprogo. Menurutnya, Pantai Glagah masih menempati posisi teratas dalam jumlah kunjungan wisatawan.
Sementara itu, Ketua Desa Wisata Glagah, Bayu Putro Puspo Pangaribowo, menuturkan selama libur long weekend Imlek ribuan wisatawan memadati Pantai Glagah. Dalam empat hari libur tersebut, rata-rata kunjungan mencapai lebih dari seribu orang per hari.
“Sabtu (14/2/2026) wisatawan yang ke Pantai Glagah sebanyak 1.485 orang, Minggu (15/2/2026) 3.400 pengunjung, dan Senin (16/2/2026) mencapai 1.464 pelancong yang datang ke Pantai Glagah,” jelasnya. Lonjakan tersebut menunjukkan Pantai Glagah masih menjadi magnet utama wisata Kulonprogo di tengah berkembangnya alternatif destinasi seperti Waduk Sermo yang terus menambah ragam paket wisata berbasis alam dan edukasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLTMH Kedungrong di Samigaluh membuat warga tetap menikmati listrik saat pemadaman PLN. Biaya murah dan mampu melayani 50 KK.
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat dan menyebutnya melanggar Piagam PBB serta kesepakatan damai yang baru berlaku pada Juni 2026.
Candi Sojiwan dan Wellness Tourism Umbul Brintik masuk nominasi API Award 2026. Masyarakat diajak memberikan dukungan melalui voting.
Realisasi PBB Bantul 2026 telah mencapai Rp33 miliar. BPKPAD mengoptimalkan pembayaran melalui mobil pajak, Virtual Account, dan QRIS.
Pemilih logo HUT RI Ke-81 mencapai 42.151 orang. Pemerintah mengajak masyarakat terus berpartisipasi hingga polling berakhir.