Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU). - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengecekan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Gunungkidul diintensifkan menjelang arus mudik Lebaran 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Langkah ini dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul sebagai upaya antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Dinas Perhubungan Gunungkidul memastikan pemeriksaan LPJU dilakukan secara rutin, namun frekuensinya ditingkatkan menjelang Lebaran tahun ini. Kebijakan tersebut bertujuan memastikan seluruh fasilitas penerangan jalan berfungsi optimal, terutama pada jalur yang banyak dilalui pemudik.
“Sebenarnya sudah rutin mengecek, tapi intesitasnya akan ditingkatkan,” kata Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran Dinas Perhubungan Gunungkidul, Hary Sulaksana, Kamis (26/2/2026).
Menurut Hary, pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi LPJU di lapangan sehingga apabila ditemukan kerusakan dapat segera ditindaklanjuti melalui perbaikan. Upaya ini menjadi bagian dari pelayanan publik, khususnya dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat yang pulang ke kampung halaman di wilayah Gunungkidul. “Ya kalau ada kerusakan langsung dilakukan perbaikan,” katanya.
Namun demikian, tidak seluruh kerusakan LPJU dapat langsung ditangani oleh Dishub Gunungkidul karena berkaitan dengan status kepemilikan aset. Sebagian LPJU tercatat sebagai milik Pemerintah DIY maupun Pemerintah Pusat sehingga perbaikannya harus melalui koordinasi lintas instansi.
“Sesuai kewenangan, kalau LPJU milik kabupaten bisa langsung diperbaiki. Tapi, kalau asetnya milik Pemerintah DIY atau Pemerintah Pusat, kita hanya bisa melapor bahwa LPJU yang ada mengalami kerusakan,” katanya.
Kepala Seksi Penerangan Jalan Umum Dishub Gunungkidul, Agus Supriyono, menjelaskan hingga kini terdapat ribuan titik LPJU yang tersebar di wilayah Bumi Handayani. Untuk LPJU milik kabupaten tercatat sebanyak 2.649 titik, terdiri dari 1.349 unit tenaga surya dan sekitar 1.300 unit berbasis listrik.
Selain itu, terdapat LPJU milik Dinas Perhubungan DIY yang terpasang di jalan provinsi sebanyak 652 unit, serta 128 unit milik Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY yang terpasang di jalur alternatif Sleman–Gunungkidul.
Untuk aset milik Pemerintah Pusat, seperti Kementerian Perhubungan, tercatat sebanyak 384 titik LPJU yang terpasang di jalan nasional mulai Patuk hingga Bedoyo di Kapanewon Ponjong. Sementara di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) terdapat 170 unit LPJU yang telah terpasang.
“Kondisinya ada yang masih bagus dan berfungsi normal. Tapi, juga ada ratusan LPJU mengalami kerusakan,” katanya.
Pengecekan LPJU menjelang Lebaran ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada malam hari sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Gunungkidul 2026, mengingat wilayah tersebut menjadi salah satu tujuan perjalanan masyarakat selama libur panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY serta Jawa Tengah. Simak daftar wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data BMKG.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.
PKB Sleman menggelar santunan anak yatim dan doa Asyura pada Muharam sebagai wujud kepedulian sosial serta memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.