Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp3,7 Miliar di Gunungkidul Dibatalkan
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memastikan tidak ada masalah berkaitan dengan pembayaran tagihan listrik Lampu Penerangan Jalan Umum. Setiap bulan, uang yang dikeluargan guna membayar fasilitas ini mencapai Rp3,6 miliar.
Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Haris Sutarta mengatakan, masalah penggadaan ataupun pemeliharaan LPJU berada di Dinas Perhubungan. Namun, untuk pembayaran tagihan dikelola oleh BKAD.
BACA JUGA: Digelontor Rp16,3 Miliar, 2 Ribu Lebih LPJU Baru Akan Dipasang di Jalanan Sleman
Menurut dia, pemkab secara rutin membayar tagihan penerangan jalan di Bumi Sembada dari PLN. Ia memastikan tidak ada kendala berkaitan dengan pembayaran tagihan karena sudah ada alokasi.
“Yang jelas mencukupi hingga akhir tahun,” kata Haris, Jumat (23/8/2024).
Dia menjelaskan, untuk tagihan LPJU mencapai Rp3,6 miliar di setiap bulannya. Namun, khusus pada Agustus ini terdapat sedikit kenaikan karena pemakaian sehingga tanggungan yang harus dibayarkan sebesar Rp3,7 miliar.
“Tapi kalau di rata-rata setiap bulannya, LPJU yang harus dibayar di kisaran Rp3,6 miliar. Untuk anggaran tidak masalah karena kami membayar tepat waktu,” katanya.
Kepala Seksi Penerangan Jalan Umum, Dinas Perhubungan Sleman, Saiful Malik mengatakan Hingga sekarang LPJU kabupaten yang dimiliki 11.544 titik. Jumlah ini masih bisa bertambah karena belum termasuk lampu penerangan di wilayah permukiman.
Menurut dia, pemkab terus berupaya memperbaiki kualitas penerangan jalan umum. Selain terus melakukan pemeliharaan fasilitas yang sudah ada, juga ada program pemasangan LPJU baru.
Untuk tahun ini ada penambahan LPJU sebanyak 2.324 titik. Rencananya lampu penerangan dipasang tersebar di 17 kapanewon di Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: Masih Butuh Ribuan Unit, Pengadaan Lampu Jalan di Bantul Tahun Depan Hanya Ratusan Unit
Rinciannya, sebanyak 1.802 titik terpasang di wilayah jalan permukiman. Sedangkan, sisanya sebanyak 522 titik dipasang di ruas jalan kabupaten.
“Sudah ada alokasinya. Pagu anggaran yang disedikan mencapai Rp16.354.500.000,” katanya.
Saiful menambahkan, hingga saat ini masih dalam proses mencari rekanan yang mengerjakan proyek pemasangan LPJU. Kendati demikian, ia menyakini mulai akhir Agustus sudah mulai dipasang sehingga ribuan lampu sudah bisa terpasang sebelum tahun anggaran 2024 berakhir.
“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan wilayah Sleman bisa semakin terang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.