Uang Masjid di Semin Hilang Saat Pembangunan Belum Rampung
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Ilustrasi Perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman memastikan penambahan fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) baru di 2024 telah selesai dipasang semuanya. Total yang dipasang ada sebanyak 2.544 titik, dengan anggaran Rp17.976.994.000.
Kepala Seksi Penerangan Jalan Umum, Dinas Perhubungan Sleman, Saiful Malik mengatakan, pemkab terus berupaya memperbaiki kualitas penerangan jalan umum. Selain terus melakukan pemeliharaan fasilitas yang sudah ada, juga ada program pemasangan LPJU baru.
Dia menjelaskan, untuk tahun ini ada penambahan LPJU sebanyak 2.324 titik. Rencananya lampu penerangan ini dipasang tersebar di 17 kapanewon di Kabupaten Sleman.
Rinciannya, sebanyak 1.802 titik terpasang di wilayah jalan permukiman. Sedangkan, sisanya sebanyak 522 titik dipasang di ruas jalan kabupaten.“Pagu anggaran yang disedikan mencapai Rp16.354.500.000,” katanya, Jumat (27/12/2024).
Meski demikian, sambung Saiful, pada saat pembahasan APBD Perubahan 2024 disepakati untuk menambah LPJU yang dipasang. Tambahan ini ada 165 titik lampu yang dipasang di jalan permukiman dan 55 titik lampu di ruas jalan kabupaten. “Anggarannya ditambah Rp1.622.494.000. Jadi, total alokasi di 2024 sebesar Rp17.976.994.000,” katanya.
Menurut dia, untuk pemasangan LPJU di tahun ini sudah terselesaikan semua sehingga program sesuai dengan yang telah direncanakan. “Sudah selesai terpasangn semuanya, termasuk tambahan yang diusulkan dalam APBD Perubahan 2024,” katanya.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan, penambahan fasilitas LPJU merupakan upaya dari Pemkab Sleman memberikan akses lebih baik ke Masyarakat.
Menurut dia, dengan jalanan yang semakin terang maka banyak manfaat yang diperoleh warga.
Hal ini dikarenakan, jalanan yang terang bisa mengurangi risiko kecelakaan. Di sisi lain, juga dapat menekan tindak pidana kejahatan di Masyarakat.
Menurut dia, upaya penerangan jalan tidak hanya dilakukan dengan menambah fasilitas yang dimiliki. Namun, juga ada program pemeliharaan dikarenakan fasilitas yang ada juga butuh perbaikan agar keberadannya dapat berfungsi dengan baik. "Tentunya kalau ada yang rusak kita perbaiki sehingga LPJU bisa tetap berfungsi,” katanya.
Meski demikian, Arip menggarisbawahi bahwa kerusakan LPJU tidak semuanya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Sleman. Pasalnya, keberadaan lampu ini juga disesuaikan dengan status jalan mulai dari kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Jadi sudah ada pembagian tugasnya sesuai kewenangan. Untuk LPJU kabupaten, jadi tugas pemkab. Sedangkan yang ada di jalan provinsi atau nasional, kami hanya sebatas melaporkan bahwa ada kerusakan sehingga butuh perbaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.