Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul menargetkan pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di 102 titik pada ruas jalan daerah ini selesai pertengahan Desember.
"Pada Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ini ada pemasangan LPJU di sebanyak 102 titik, saat ini 'on progress' Insya Allah pertengahan Desember sudah selesai menyala semua," kata Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi di Bantul, Senin.
Dengan demikian, kata dia, diharapkan menghadapi pelaksanaan libur panjang akhir tahun yang diprediksi arus lalu lintas mengalami peningkatan volume kendaraan, sudah menyala dan membantu penerangan jalan ketika pada malam hari.
Dia mengatakan, lokasi pemasangan LPJU tersebut hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bantul, yang memang sebelumnya minim penerangan jalan, sehingga diusulkan agar dipasang lampu jalan guna mendukung akses lalu lintas kendaraan.
"Lokasinya menyebar di hampir seluruh wilayah Bantul, ada yang di wilayah Kecamatan Bambanglipuro, kemudian Sewon, Jetis, kemudian Sedayu, Piyungan, dan Banguntapan. Jadi merata, tiap titik mungkin satu-dua lampu," katanya.
Dia mengatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk pemasangan LPJU di 102 titik ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten karena statusnya ada di jalan kabupaten tersebut sebesar Rp980 juta.
"Itu merupakan pokok pokok pikiran dari dewan. Lokasinya berada di jalan kabupaten, yang sebelumnya minim penerangan. Jadi usulan dari DPRD kemudian kita survei, memang memenuhi dan kita pasang," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain proses pemasangan LPJU baru, pihaknya juga mengupayakan perbaikan lampu jalan di Bantul yang mengalami kerusakan atau tidak berfungsi akibat hujan deras yang mengguyur daerah ini beberapa waktu lalu.
"Untuk LPJU mayoritas sudah menyala, sudah semua, cuma kemarin hujan deras jadi banyak terutama LPJU-LPJU yang lama rawan sekali ketika ada hujan sering mati, sehingga itu kita prioritaskan untuk diperbaiki," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.