Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Petugas Dishub Sleman memperbaiki lampu penerangan jalan di ruas jalan di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Senin (25/3/2024).- Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman terus memperbaiki lampu penerangan jalan umum (LPJU). Setiap hari, ada sekitar 20 titik LPJU yang diperbaiki.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan jajarannya mulai mengintensifkan program perbaikan LJPU yang rusak. Meski tidak menyebut jumlah secara rinci, menjelang Lebaran sudah ada banyak laporan maupun hasil indetifikasi lapangan berkaitan dengan kerusakan lampu penerangan.
Menurut dia, upaya perbaikan dilakukan dengan menerjunkan empat tim pemeliharaan. Rinciannya, tiga tim bekerja mulai dari pagi hingga sore, sedangkan satu tim beroperasi mulai dari sore hingga malam.
“Upaya perbaikan terus dilakukan. Setiap hari ada 20 titik yang diperbaiki atau masing-masing tim memperbaiki kerusakan di lima titik,” kata Arip kepada wartawan, Senin (25/3/2024).
Ia mengungkapkan, di musim hujan ini banyak lampu penerangan yang rusak, khususnya berkaitan dengan kabel putus karena tertimpa pohon tumbang. Selain itu, ada kerusakan karena korsleting. “Tentunya kerusakan ini harus segera diperbaiki sehingga lampu penerangan jalan dapat berfungsi dengan baik,” katanya.
BACA JUGA: Selama Pemilu 2024, Prabowo-Gibran Paling Sering Kena Bully di Internet
Arip menambahkan, program pemeliharaan LPJU yang rusak akan dioptimalkan hingga H-7 Lebaran. Diharapkan selama kurun waktu tersebut, kendala berkaitan dengan keluhan tentang lampu penerangan bisa diselesaikan. “Terus kami upayakan perbaikannya. Untuk aduan yang beasal dari medsos juga sudah kami tangani semua,” katanya.
Dia berharap dengan dilakukan perbaikan maka program penerangan jalan bisa memadai sehingga tidak ada lagi lampu yang mati sehingga dapat membantu pemudik. Selain itu, juga sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan maupun tindak pidana kejahatan.
Salah seorang warga di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sugito mengatakan saat melintas di jalan alternatif Sleman-Magelang melihat proses perbaikan lampu penerangan yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Perhubungan Sleman. Menurut dia, upaya tersebut untuk memastikan agar penerangan dapat berfungsi dengan normal. “Mudah-mudahan yang rusak bisa berfungsi setelah diperbaiki,” katanya.
Ia juga berharap proses perbaikan dilakukan secara berkala. Selain itu, juga ada upaya pemantauan secara rutin agar perbaikan tidak harus menunggu adanya aduan dari masyarakat. “Jangan menunggu ramai di media sosial dulu baru dibenahi. Harusnya ada tim patroli untuk mendata terkait dengan lampu jalan yang rusak, kemudian diperbaiki secepatnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest