Nama Kepala BKPPD Gunungkidul Dicatut dalam Surat Mutasi Palsu
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Petugas Dishub Sleman memperbaiki lampu penerangan jalan di ruas jalan di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Senin (25/3/2024).- Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman terus memperbaiki lampu penerangan jalan umum (LPJU). Setiap hari, ada sekitar 20 titik LPJU yang diperbaiki.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan jajarannya mulai mengintensifkan program perbaikan LJPU yang rusak. Meski tidak menyebut jumlah secara rinci, menjelang Lebaran sudah ada banyak laporan maupun hasil indetifikasi lapangan berkaitan dengan kerusakan lampu penerangan.
Menurut dia, upaya perbaikan dilakukan dengan menerjunkan empat tim pemeliharaan. Rinciannya, tiga tim bekerja mulai dari pagi hingga sore, sedangkan satu tim beroperasi mulai dari sore hingga malam.
“Upaya perbaikan terus dilakukan. Setiap hari ada 20 titik yang diperbaiki atau masing-masing tim memperbaiki kerusakan di lima titik,” kata Arip kepada wartawan, Senin (25/3/2024).
Ia mengungkapkan, di musim hujan ini banyak lampu penerangan yang rusak, khususnya berkaitan dengan kabel putus karena tertimpa pohon tumbang. Selain itu, ada kerusakan karena korsleting. “Tentunya kerusakan ini harus segera diperbaiki sehingga lampu penerangan jalan dapat berfungsi dengan baik,” katanya.
BACA JUGA: Selama Pemilu 2024, Prabowo-Gibran Paling Sering Kena Bully di Internet
Arip menambahkan, program pemeliharaan LPJU yang rusak akan dioptimalkan hingga H-7 Lebaran. Diharapkan selama kurun waktu tersebut, kendala berkaitan dengan keluhan tentang lampu penerangan bisa diselesaikan. “Terus kami upayakan perbaikannya. Untuk aduan yang beasal dari medsos juga sudah kami tangani semua,” katanya.
Dia berharap dengan dilakukan perbaikan maka program penerangan jalan bisa memadai sehingga tidak ada lagi lampu yang mati sehingga dapat membantu pemudik. Selain itu, juga sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan maupun tindak pidana kejahatan.
Salah seorang warga di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sugito mengatakan saat melintas di jalan alternatif Sleman-Magelang melihat proses perbaikan lampu penerangan yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Perhubungan Sleman. Menurut dia, upaya tersebut untuk memastikan agar penerangan dapat berfungsi dengan normal. “Mudah-mudahan yang rusak bisa berfungsi setelah diperbaiki,” katanya.
Ia juga berharap proses perbaikan dilakukan secara berkala. Selain itu, juga ada upaya pemantauan secara rutin agar perbaikan tidak harus menunggu adanya aduan dari masyarakat. “Jangan menunggu ramai di media sosial dulu baru dibenahi. Harusnya ada tim patroli untuk mendata terkait dengan lampu jalan yang rusak, kemudian diperbaiki secepatnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
KPK menyebut tingginya biaya politik menjadi salah satu faktor risiko korupsi kepala daerah. Sebanyak 15 kepala daerah hasil Pilkada 2024 telah menjadi tersangk
Cak Imin meresmikan Sigap Bangsa, organisasi penanggulangan bencana bentukan PKB yang telah melatih 250 relawan tanggap bencana.
Dishub DIY kembali menggelar program becak listrik gratis keliling Malioboro pada 21 Juli 2026. Berikut jadwal, lokasi, dan cara mengikutinya.
IRGC mengklaim meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Yordania dan Kuwait sebagai balasan atas serangan AS.
Jumog River Tubing resmi beroperasi di Karanganyar. Wisatawan bisa menyusuri sungai 800 meter selama 20 menit dengan tiket Rp25.000.