Iran Ajukan 3 Syarat Pembukaan Selat Hormuz ke AS
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Foto ilustrasi lampu penerangan jalan umum yang kurang memadahi - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul memprioritaskan perbaikan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang rusak atau mati akibat hujan deras yang mengguyur daerah ini dalam beberapa hari terakhir.
"Mayoritas LPJU di Bantul sudah menyala, hanya karena kemarin turun hujan deras, sehingga banyak terutama LPJU yang kondisinya sudah lama ketika ada hujan sering mati, itu kita prioritaskan untuk diperbaiki," kata Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi di Bantul, Rabu.
Dia mengatakan LPJU yang berada di pinggir jalan raya Bantul yang didapati mengalami kerusakan atau tidak menyala sebagaimana mestinya itu kebanyakan ada di daerah Kecamatan Sedayu yang berada di wilayah barat Bantul.
Selain itu, kata dia, LPJU yang berada di ruas jalan Cino Mati wilayah Kecamatan Pleret, kemudian wilayah Jolosutro Piyungan dan beberapa LPJU yang ada di wilayah Kecamatan Bambanglipuro.
"Karena memang lampu lampu yang sudah lama, sehingga rawan sekali ketika ada hujan deras itu seringkali korslet, nah itu segera kita perbaiki," katanya.
BACA JUGA: Ramp Check Bus Wisata, Dishub Bantul Temukan Banyak Pelanggaran
Dia mengatakan perbaikan terhadap LPJU yang mengalami kerusakan tersebut dilakukan secara bertahap, dengan melibatkan beberapa personel yang terbagi dalam dua tim, yaitu tim menyasar wilayah barat dan timur.
"Kita punya dua kendaraan untuk tim barat dan timur, jadi nanti perbaikan kalau di Bantul barat ada tim sendiri, Bantul timur juga ada tim sendiri, masing masing tim ada lima orang," katanya.
Pihaknya menargetkan semua LPJU termasuk yang mengalami kerusakan akibat cuaca tersebut dapat menyala sebelum memasuki waktu libur panjang akhir tahun. Dishub pun menyiagakan petugas perbaikan LPJU saat libur akhir tahun.
"Ditargetkan menghadapi libur akhir tahun LPJU sudah menyala, kita pastikan satu minggu sebelum dan sesudah Tahun Baru menyala, kita juga 'stanby' termasuk untuk perbaikan LPJU," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.