Jelang Penetapan Calon, Panitia Pilur Diminta Cermati Aturan
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Petugas SAR sedang melakukan patroli di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, Kamis (26/2/2026)/ istimewaa Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron
Libur Awal Puasa Sepi, Ini Dampaknya ke Wisata Gunungkidul
Kunjungan wisata Gunungkidul turun drastis di awal Puasa 2026. Dispar pastikan tren musiman dan akan naik jelang Lebaran.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penurunan drastis kunjungan wisata pada awal Puasa 2026 membuat sejumlah destinasi di Gunungkidul, termasuk kawasan pantai, tampak lengang. Namun, otoritas pariwisata memastikan kondisi ini bersifat sementara dan diprediksi kembali ramai menjelang Lebaran.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Nanang Putranto, menjelaskan tren penurunan kunjungan wisata di Gunungkidul sudah terlihat sejak awal bulan Puasa.
Berdasarkan data kunjungan sepekan terakhir, jumlah wisatawan yang datang ke berbagai destinasi wisata Gunungkidul menurun signifikan dibandingkan akhir pekan sebelum Puasa.
Ia memaparkan, sebelum Puasa, kunjungan akhir pekan bisa melampaui 10.000 orang per hari. Bahkan pada Sabtu (24/2/2026) tercatat sekitar 17.000 pengunjung, sementara Minggu (15/2/2026) mampu menembus 32.000 wisatawan dalam sehari.
Sebaliknya, pada awal Puasa, angka tersebut anjlok cukup tajam. Sabtu (21/2/2026) jumlah pengunjung hanya sekitar 2.500 orang dan Minggu (22/2/2026) tercatat 2.245 wisatawan dalam sehari.
“Kunjungan di awal Puasa memang ada penurunan,” kata Nanang, Kamis (26/2/2026).
Kendati demikian, ia mengaku tidak khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, pola penurunan wisata Gunungkidul pada awal Puasa telah terjadi hampir setiap tahun.
“Mungkin sedang fokus ibadah sehingga untuk kegiatan berkunjung wisata ditunda,” katanya.
Nanang menambahkan, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan tren akan berbalik menjelang akhir Puasa. Lonjakan kunjungan wisata diperkirakan terjadi saat mendekati Lebaran hingga periode libur Idulfitri.
“Trennya memang awal Puasa sepi, tapi menjelang akhir [mendekati Lebaran] akan mengalami peningkatan secara signifikan,” kata mantan Kepala Bidang Tenaga Kerja ini.
Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, membenarkan kondisi kawasan pantai di Gunungkidul relatif sepi pada awal Puasa.
“Biasa kalau Puasa memang sepi tingkat kunjungannya, mungkin menghemat tenaga karena sedang menjalankan ibadah,” katanya.
Dari sisi keselamatan, kondisi gelombang laut di Pantai Baron terpantau landai dengan ketinggian sekitar dua meter dan situasi dinyatakan aman serta terkendali. Meski kunjungan wisata Gunungkidul menurun, petugas tetap melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat.
“Tetap berjaga-jaga dan kalau ada kejadian bisa segera memberikan pertolongan,” katanya.
Dengan pola musiman tersebut, penurunan wisata Gunungkidul di awal Puasa diproyeksikan tidak berdampak signifikan terhadap target kunjungan secara keseluruhan, terlebih menjelang puncak arus libur Lebaran yang biasanya menjadi momentum lonjakan wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap untuk rute YIA–Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya, beserta tarif serta cara beli tiket.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.