Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Pompa Sumur Bor di Gunungkidul
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Nelayan saat melakukan evakuasi kapal di Pantai Baron. Nampak, aliran sungai di kawasan ini berubah karena langsung mengalir ke laut, Kamis (20/8/2026)./Istimewa-Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Gelombang tinggi yang menerjang kawasan Pantai Selatan Jawa mengubah aliran sungai bawah tanah di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Perubahan yang terjadi pada Kamis (20/8/2026) membuat aliran yang sebelumnya bergerak dari barat ke timur kini mengarah ke utara dan langsung menuju laut dengan menyusuri tebing perbukitan di sisi barat Pantai Baron.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, mengatakan perubahan tersebut terjadi setelah kawasan pantai diterjang gelombang tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Perubahan arah aliran itu turut menghilangkan gugusan yang selama ini menyerupai pulau di kawasan Pantai Baron. Sebelum berubah, aliran sungai bawah tanah bergerak dari barat ke timur sehingga membentuk gugusan seperti pulau.
Kini, aliran tersebut tidak lagi melewati kawasan yang membentuk gugusan pulau. Air langsung mengalir ke laut dengan mengikuti tebing bukit di sisi barat Pantai Baron.
“Sekarang langsung mengalir ke laut sehingga gugusan pulau yang ada ikut menghilang seiring perubahan aliran,” katanya.
Aliran Berubah Setelah Bertahan 14 Tahun
Menurut Marjono, perubahan arah aliran sungai bawah tanah sebenarnya merupakan fenomena yang biasa terjadi di Pantai Baron. Namun, perubahan kali ini menjadi yang paling lama dibandingkan periode sebelumnya.
Dampaknya juga terasa bagi pengunjung. Dengan aliran yang kini langsung menuju laut, wisatawan tidak lagi harus menyeberangi aliran sungai ketika hendak bermain di pasiran Pantai Baron.
Marjono menjelaskan, aliran yang mengarah langsung ke laut terakhir terjadi pada 2012. Setelah itu, aliran berubah menuju timur dan kondisi tersebut bertahan selama 14 tahun hingga kembali berubah pada Kamis (20/8/2026).
“Biasanya hanya dua atau tiga tahun terjadi perubahan, tapi saat ini perubahan aliran terjadi dalam kurun waktu 14 tahun,” ungkapnya.
Satlinmas Tetap Ingatkan Wisatawan
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto, mengatakan perubahan aliran sungai tidak membuat kewaspadaan terhadap keselamatan pengunjung berkurang. Pihaknya tetap meminta wisatawan berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai.
Menurut dia, imbauan tersebut penting sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kecelakaan laut. Pengunjung juga diminta tidak bermain di area yang dinilai berbahaya.
“Kecelakaan laut sering terjadi karena pengunjung tidak mematuhi aturan. Makanya, agar Risiko ini bisa dikurangi, kami minta pengunjung terus berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya,” katanya.
Surisdiyanto menuturkan personel untuk melakukan pengawasan telah disiapkan. Pengawasan tidak hanya dilakukan dari posko, tetapi juga dengan menerjunkan anggota SAR untuk berbaur dengan wisatawan yang sedang bermain di pantai.
“Kami terus mengingatkan pada saat ada pengunjung yang bermain di area berbahaya. Meski masih ada yang ngeyel, kami berkomitmen memberikan bantuan sewaktu-waktu dibutuhkan,” katanya.
Perubahan aliran sungai bawah tanah Pantai Baron tersebut terjadi bersamaan dengan kondisi gelombang tinggi di kawasan Pantai Selatan Jawa. Sementara itu, Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 tetap melakukan pengawasan dan mengingatkan wisatawan agar tidak mendekati area berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.