Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
TNI AAU, ketertiban personel menjadi fokus.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Satuan Provost (Satprov) Detasemen Markas Akademi Angkatan
Udara melakukan sweeping kelengkapan kendaraan bermotor pada Kamis (6/4/2017) di Kesatrian AAU. Pengecekan dilakukan kepada seluruh personil AAU dalam rangka Bulan Disiplin memperingati Hari Angkatan Udara.
Target kegiatan tersebut yakni surat administrasi kelengkapan anggota dalam berkendara seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), SIM, STNK. Adapula kelengkapan fisik berupa penggunaan helm dinas dengan SNI yang dikenakan dengan benar dan keberadaan spion dan lampu sein kendaraan.
Hasilnya, sejauh ini tidak ditemukan pelanggarapan dalam dua aspek tersebut.
Kapten Pom Rizky Sevta Eriano, Dansatprov AAU mengatakan sweeping dilakukan dengan menyesuaikan jadwal satuan setempat sejak Maret lalu. Sweeping juga menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap semester untuk meningkatkan kedisiplinan. Adapun, Hari Angkatan Udara sendiri
jatuh pada 9 April lalu.
“Sarana memantau tingkat kesadaran personil AAU dalam hal ketaatan aturan yang telah ditetapkan,” terangnya kemarin.
Terlebih lagi, saat ini pelanggaran lalu lintas berupa kelengkapan kendaraan bermotor semakin tinggi. Personel terkait diharapkan bisa memberi contoh positif kepada masyarakat luas untuk menaaati aturan yang dibuat demi keselamatan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah menguat ke Rp18.036 per dolar AS, didorong kinerja APBN dan lonjakan penerimaan pajak hingga Mei 2026.
KPK menggeledah rumah Silmy Karim terkait kasus dugaan pemerasan di Ditjen Imigrasi, pengembangan dari kasus RPTKA 2025.
Wacana reaktivasi Bandara Adisutjipto untuk pesawat jet berpotensi tingkatkan wisata Sleman, namun masih tunggu keputusan pemerintah.
Realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis capai Rp88,15 triliun hingga Mei 2026, menjangkau 63 juta penerima di seluruh Indonesia.
Tersangka korupsi MBG Sony Sonjaya ajukan justice collaborator ke Kejagung, siap bongkar pihak lain yang diduga terlibat.