PEMKAB KULONPROGO : Santri Bener Disiapkan Dukung KSPN Borobudur

20 April 2017 11:22 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Pemkab Kulonprogo dukung KSPN

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mempersiapkan wilayah penopang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur yang akan dikembangkan sebagai Santri Bener. Program itu bakal dijalankan bekerja sama dengan Pemkab Magelang dan Purworejo.

Santri Bener merupakan sebutan untuk tiga wilayah penopang KSPN Borobudur, yaitu Salaman di Magelang, Tritis di Samigaluh Kulonprogo, dan Bener di Purworejo. Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Kulonprogo, Krissutanto mengatakan Santri Bener mencakup lahan seluas 309 hektare (ha) di Purworejo, 100 ha di Magelang, dan 276 ha di Samigaluh.

“Pengembangan kawasan Santri Bener akan dilakukan oleh Badan Otorita Borobudur,” ungkap Krissutanto, Selasa (18/4/2017).

Menurut Krissutanto, Santri Bener semestinya bisa menjaring pengunjung untuk singgah dan berwisata sebelum menuju Borobudur. Hal itu diharapkan meningkatkan geliat perekomonian dan kesejahteraan masyarakat setempat, khususnya melalui pengembangan sektor pariwisata.

Krissutanto mengungkapkan, Pemkab Kulonprogo berkomitmen mendukung pengembangan Santri Bener sebagai wilayah penopang KSPN Borobudur. Bentuknya antara lain dengan menyiapkan akses jalan yang memadai melalui Bedah Menoreh. Program itu memang ditujukan untuk menghubungkan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon dengan Magelang, Jawa Tengah. Namun, Bedah Menoreh juga dapat dimanfaatkan sebagai jalan wisata sehingga sejalan dengan KSPN Borobudur maupun Santri Bener.

“Nantinya jarak tempuh wisatawan menjadi lebih pendek dibanding kalau lewat jalur eksisting dari pusat Kota Jogja,” ujar Krissutanto.

Krissutanto yakin Pemkab Magelang dan Purworejo juga memiliki program khusus untuk mendukung KSPN Borobudur. Dia lalu berharap pengembangan Santri Bener bisa selesai begitu bandara baru mulai beroperasi.

“Jadi wisatawan sebelum ke Borobudur bisa menginap di Santri Bener. Ini sekaligus mengantisipasi kepadatan pengunjung di Borobudur,” kata dia menjelaskan.

Sementara itu, Penjabat Bupati Kulonprogo, Budi Antono mengatakan, pemerintah pusat memang telah meminta Kulonprogo, Magelang, dan Purworejo untuk menyiapkan kawasan yang termasuk dalam wilayah penopang KSPN Borobudur. “Beberapa waktu lalu ada negosiasi terkait status Santri Bener sebagai kawasan berbasis otorisasi atau koordinasi. Semuanya masih dalam proses,” ucap Budi.

Budi juga menyatakan Bedah Menoreh akan sinkron dengan KSPN Borobudur, khususnya pengembangan Santri Bener. Dia pun berharap Samigaluh dapat menjadi semakin maju berkat menjadi wilayah penopang KSPN Borobudur.