Peringati Hari Kartini, SMA Bopkri 2 Gelar Pesta Budaya Nusantara

Para siswa SMA Bopkri 2 Jogja saat melakukan parade busana nusantara di Hotel Grand Tjokro, Kamis (20/4/2017) sore. (Arif Wahyudi/JIBI - Harian Jogja)
21 April 2017 05:22 WIB Jogja Share :

Hari Kartini 2017 dimaknai SMA Bopkri 2 dengan menggelar Pesta Budaya Nusantara

Harianjogja.com, JOGJA - Parade budaya Nusantara menjadi suguhan yang diberikan para siswa SMA Bopkri 2 Jogja untuk memaknai peringatan Hari Kartini yang digelar di Hotel Grand Tjokro, Kamis (20/4) sore. Dalam kegiatan itu, para siswa menampilkan beragam kreasi seni dan busana dari sejumlah wilayah di Tanah Air. Acara yang dikemas dengan konsep Boda Warehouse Project (BWP) #4 itu pun berlangsung semarak dan memikat ratusan siswa.

Kepala SMA Boda Sri Sulastri mengungkapkan, konsep parade budaya Nusantara menjadi ciri khas yang dimiliki sekolahnya. Menurut dia, bisa dikatakan SMA Boda merupakan perwujudan Indonesia mini yang berada di Kota Jogja. Pasalnya para siswa yang bersekolah di SMA Boda berasal dari wilayah di seluruh Indonesia.

"Ada yang dari Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan dan wilayah lainnya. Kami ingin menampilkan keragaman itu sebauah keindahan. Dari SMA Boda kami ingin ajarkan hidup bersama-sama dalam prulalisme agar kebhinekaannya terjaga dan terbangun," ujar Sulastri di sela-sela berlangsungnya acara.

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada momentum lain yang dilaksanakan dalam even bersamaan itu. Selain peringatan Hari Kartini, pihak sekolah sekaligus melaksanakan acara tutup tahun bagi para kelas XII yang baru saja melaksanakan ujian nasional.

Sulastri berharap para siwanya juga bisa mengambil teladan bijak sebagaimana yang pernah dilakukan RA. Kartini di zamannya. Menurut Sulastri, sosok Kartini tidak hanya perempuan  tapi juga figur yang  penuh nilai.

"Kartini mampu membuka jendela dunia pemndidikan. Kelak hal itulah yang kami inginkan, di mana para siswa kami ke depan bisa memberikan kontribusi positif bagi bangsa sebagaimana yang dilakukan Ibu Kita Kartini," jelas dia.

Pada kesempatan itu juga dipilih sosok Kartini dan Kartono. Berdasarkan penilaian para guru Ribka Anjani berhasil terpilih menjadi sosok Kartini dan Panji Setyawan menjadi sosok Kartono.

Sementara Ketua OSIS SMA Boda Joshua Timoti dalam sambutannya menyampaiakan kegiatan BWP kali ini memiliki tema All for One, One for All. Itu karena acara kali ini menjadi paling istimewa dibandingkan acara serupa tahun-tahun sebelumnya.

"Baik tempat dan konsepnya memang paling spektakuler kali ini," jelas dia.

Menurut dia, konsep yang dipilih tersebuty memiliki keistimewaan tersendiri. Konsep mengambarkan sebuah perbedaan yang disatukan di SMA Boda.

"Tidak gampang menyatukan perbedaan dan keanekaragaman itu, tapi kami di SMA Boda dapat menyatukan perbedaan itu menjadi sebuah persahabatan yang erat," paparnya.