Stasiun Tugu Punya Ruang Tunggu Eksklusif, Ini Fasilitas yang Tersedia

Anggrek Executive Lounge, ruang tunggu eksklusif bagi penumpang kereta api di Stasiun Tugu Jogja yang resmi dibuka Sabtu (22/4/2017) lalu. (Holy Kartika N.S/JIBI - Harian Jogja)
26 April 2017 01:20 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

Anggrek Executive Lounge merupakan executive lounge pertama yang dikembangkan di lingkungan stasiun

Harianjogja.com, JOGJA-PT Kereta Api Indonesia terus berbenah untuk meningkatkan layanan untuk para pelanggannya. Setelah meluncurkan executive lounge pertama di Stasiun Tugu, akan dibangun fasilitas yang sama di lima stasiun besar di Jawa.

"Anggrek Executive Lounge merupakan executive lounge pertama yang dikembangkan di lingkungan stasiun. Fasilitas ini tidak jauh berbeda dengan yang dibangun di bandara," Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata Totok Suryono saat peluncuran Anggrek Executive Lounge di Stasiun Tugu, Sabtu (22/4/2017).

Anggrek Executive Lounge merupakan ruang tunggu eksklusif bagi penumpang kereta api. Dibangun dengan luas 381 meter persegi, ruang tunggu bernuansa Jawa dan Jogja ini dapat memuat pengunjung hingga 102 tempat duduk.

Selama ini, kata Totok, Jogja merupakan destinasi favorit di Indonesia, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Hampir setiap momen liburan dan akhir pekan, penumpang tujuan Jogja lebih dominan dibandingkan kota lain. Hal inilah yang mendasari dibangunnya executive lounge pertama di Jogja.

"Kami berharap, dengan adanya executive lounge ini, wajah stasiun menjadi lebih modern. Nuansa tradisional masih tetap tampak, karena bagaimanapun juga Stasiun Tugu Jogja ini termasuk bangunan cagar budaya," jelas Totok.

Para penumpang kereta api dapat menggunakan lounge ini dengan dikenakan tarif sebesar Rp65.000. Saat ini masih diberlakukan tarif promo sebesar Rp50.000. Totok menambahkan dengan harga tersebut, pengguna dapat menikmati kenyamanan di ruang tunggu yang eksklusif, termasuk makanan prasmanan, snack atau coffee break, musala, smoking room, serta free wifi.

Executive lounge tidak hanya dibangun di Jogja. Totok menambahkan lounge ini juga akan dikembangkan di lima stasiun besar di Indonesia. Di antaranya di Stasiun Tawang Semarang, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Gubeng Surabaya, dan Stasiun Gambir Jakarta.

"Untuk di Gambir, kami saat ini sedang menentukan lokasinya, karena untuk membangun lounge ini diperlukan tempat yang cukup luas," katanya.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro menambahkan seiring dengan perkembangan zaman, perusahaan terus berupaya melakukan inovasi untuk meningkatkan layanan kepada para pelanggan. Edi mengungkapkan PT KAI terus melakukan pelayanan tanpa batas seiring dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

"Keberadaan lounge ini menjadi salah satu upaya kami dalam upaya peningkatan fasilitas dan kenyamanan pelanggan kereta api. Stasiun Jogja ini masih memiliki banyak interest area yang kami harap ke depan Kereta Api Pariwisata dapat memaksimalkan pemanfaatanya," ujar Edi.