UJIAN NASIONAL 2017 : 8.172 Siswa SMP/MTs di Jogja Siap Ikut UNBK

Ujian Nasional (UN) berformat computer based test (CBT) atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Rabu (30/3/2016), disimulasikan di SMK Nahdlatul Ulama (NU) Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Alhasil, siswa kelas III peserta Ujian Nasional (UN) 2016, hari itu, sibuk mengerjakan soal simulasi UN menggunakan komputer. (JIBI/Solopos/Antara - Aditya Pradana Putra)
01 Mei 2017 20:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Semua siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat di Jogja siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

 
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Edi Heri Suasana memastikan semua siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Total ada 8.172 peserta UNBK yang digelar hari ini, Selasa (2/5/2017).

“Semua sudah siap, sejak Februari lalu siswa sudah melakukan pendalaman materi menggunakan komputer sekaligus sebagai simulasi,” kata Edi, Senin (1/5/2017).

Total ada empat pelajaran yang akan diujikan dalam UNBK tahun ini, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Edi mengatakan semua sekolah baik SMP negeri mau pun SMP swasta sudah mempersiapkan teknis pelaksanaan UNBK. Untuk mengantisipasi jaringan dan server eror, pihaknya sudah menyiapkan petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap server. Demikian juga dengan soal UNBK semua sudah diunduh dan disimpan dalam jaringan yang hanya bisa dibuka dengan kata kunci oleh siswa saat UNBK dimulai.

Hanya, Edi mengakui ada beberapa sekolah swasta yang harus digabung pelaksanaan ujiannya ke sekolah yang terdekat karena keterbatasan komputer. Namun ia mengklaim tidak ada persoalan karena dalam sehari UNBK digelar dua sampai tiga shift. Edi tidak tidak menyebutkan sekolah mana saja yang ujiannya digabung.

Pejabat Humas SMP Maria Immaculata, Sigit Prasetyo mengatakan sebanyak 150 siswa SMP di sekolahnya sudah siap menghadapi UNBK. Namun pihaknya tidak menyediakan genset karena sudah mendapat jaminan dari Dinas Pendidikan Kota Jogja selama proses UNBK tidak ada pemadaman listrik. UNBK di SMP Maria Immaculata digelar dua shift.