Advertisement
Ada 90 Menara di Bantul yang Belum Jelas Izinnya
Advertisement
Eksekutif terus melakukan pendataan terhadap identitas pemilik menara yang ada di Bantul
Harianjogja.com, BANTUL--Sembari melanjutkan proses pembahasan draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang menara telekomunikasi, pihak pemerintah eksekutif terus melakukan pendataan terhadap identitas pemilik http://cms.solopos.com/?p=816051">menara yang ada di Bantul.
Advertisement
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Nugroho Eko Setyanto menjelaskan, dari total 351 unit menara yang berhasil diketahui keberadaannya, sebanyak 90 unit di antaranya belum memiliki kejelasan terkait dengan status perizinannya.
Rencananya, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap para pemilik dari 90 menara itu. “Rencananya, hari ini kami panggil. Paling besok sudah ada kejelasan hasil verifikasinya,” kata Nugroho kepada wartawan, Senin (15/5/2017).
Selain 90 unit menara yang belum jelas status perizinannya, Nugroho menambahkan, setidaknya ada 58 unit menara yang dipastikan belum berizin. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan verifikasi final terhadap semua menara tersebut.
Dari hasil verifikasi final itulah, pihaknya akan mengetahui secara pasti berapa unit menara yang belum berizin. Barulah pihaknya melayangkan surat peringatan kepada pemilik menara tak berizin tersebut.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul Hermawan Setiaji mengaku siap menjalankan instruksi penindakan pelanggaran menara tersebut.
Sejauh ini, ia mengaku belum tahu persis objek yang akan ditindaknya. Itulah sebabnya, pihaknya kini masih menunggu kejelasan hasil verifikasi dari instansi terkait.
Adapun terkait tindakan, selain surat teguran, tindakan yang bisa diberlakukan kepada pemilik menara tak berizin itu nantinya adalah pemutusan aliran listrik. Bahkan bukan tidak mungkin, jika pihak instansi terkait memerintahkan pembongkaran paksa, pihaknya pun siap melaksanakannya. “Pada prinsipnya, kami siap,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Februari 2026
- Pemkot Jogja Siapkan Aglomerasi Giwangan untuk Hidupkan Selatan Kota
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 8 Februari
- Cara Pengaktifan Ulang BPJS Kesehatan Nonaktif Awal 2026
- Menkop RI Dorong KDKMP Sleman Jadi Model Koperasi Modern Berbasis UMKM
Advertisement
Advertisement



