KABAR DUKA : Nindyo Soewarno, Guru Besar FT UGM Tutup Usia

Jenazah Guru Besar Fakultas Teknik UGM, Prof. Nindyo Soewarno disemayamkan di Balairung UGM, Jumat (19/5 - 2017). (ugm.ac.id)
19 Mei 2017 15:56 WIB Jogja Share :

Guru Besar Fakultas Teknik UGM  Nindyo Soewarno meninggal dunia di Rumah Sakit Bethesda

Harianjogja.com, JOGJA - Guru Besar Fakultas Teknik UGM  Nindyo Soewarno meninggal dunia di Rumah Sakit Bethesda, Kamis, (18/5/2017). Pakar Arsitektur ini tutup usia pada usia 72 tahun dengan meninggalkan satu istri dan empat anak.

Sebelum dimakamkan di makam keluarga Astana Wirogunan, Kartosuro, Surakarta, jenazah almarhum disemayamkan terlebih dahulu di Balairung, Gedung Pusat UGM, Jum’at (19/5/2017) untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari Keluarga Besar UGM.

Upacara penghormatan dan pelepasan jenazah dihadiri keluarga dan kerabat almarhum serta sivitas akademika UGM.

“Atas nama Keluarga Besar UGM kami menyampaikan rasa duka yang mendalam. UGM kehilangan salah satu putra terbaik dalam bidang arsitektur,” kata Ketua Dewan Guru Besar UGM Putu Sudira saat menyampaikan sambutan dalam upacara pelepasan jenazah.

Putu menyampaikan almarhum selama ini dikenal sebagai Guru Besar Fakultas Teknik yang memiliki komitmen besar kepada UGM dan bangsa Indonesia. Kecintaan terhadap ilmu pengetahuan terutama bidang arsitektur telah memberikan banyak inspirasi bagi lahirnya penelitian arsitektur terutama terkait kajian lintas ilmu.

Almarhum selalu menekankan bahwa keilmuan saat ini, termasuk Ilmu Teknik Arsitektur berkembang dengan sangat pesat karaena keterkaitan dengan bidang-bidang ilmu lainnya. Hal ini terlihat jelas dalam pidato pengukuhan berjudul Arsitektur Perantau.

Dalam pidatonya dipaparkan tentang arsitektur kaum migran yang sarat dengan kajian bidang kependudukan, kebijakan publik, sejarah, dan kajian budya.

“Dalam melaksanakan tugas pendidikan dan penelitian, almarhum selalu konsisten mengembangkan studi multidisiplin. Apa yang ditekuni dan diajarkannya ini sangat sesuai dengan semangat UGM saat ini menggalakan penelitian multidisiplin,” paparnya.

Dalam daftar riwayat hidup yang dibacakan Dekan Fakultas Teknik UGM Panut Mulyono diketahui bahwa almarhum dikenal sebagai staf pengajar Departemen Arsitektur UGM sejak tahun 1973. Pernah menjabat sebagai Kepala Prodi Program Pascasarjana Teknik Arsitektur UGM.