Cara Klaim Asuransi Mobil Agar Tidak Ditolak, Simak Syaratnya
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan
Pesepak bola PSIM Jogja, Dicky Prayoga (dua dari kanan) melepaskan tendangan voli melengkung jarak jauh ke gawang Martapura FC pada laga pekan pertama Grup 5 Liga 2 2017 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (23/4) sore. PSIM menang dengan skor akhir 3-2. (JIBI/Harian Jogja/Jumali
Liga 2 dihadapi PSIM dengan latihan rutin
Harianjogja.com, JOGJA -- Adanya libur lebaran ditengah ketatnya persaingan di Grup 5 Liga 2 2017 disikapi dengan baik oleh PSIM Jogja. Selain menggelar latihan rutin serta pembenahan skuat selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran, tim Laskar Mataram-julukan PSIM juga merancang menggelar laga uji coba untuk penjagaan kondisi pemain.
Baca Juga : http://www.harianjogja.com/?p=818924">LIGA 2 : PSIM Cenderung Pilih Laga Uji Coba Away Saat Ramadan
Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengungkapkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pembenahan terhadap skuat. Berdasarkan catatan dari lima laga terakhir, lini belakang PSIM masih sangat jauh dari harapan. Sebab, meski mampu mencatatkan delapan gol ke gawang lawan, gawang PSIM Jogja tercatat kemasukan 7 gol.
"Oleh karena itu kami perlu pembenahan. Untuk penambahan pemain, nanti dulu. Kami ingin optimalkan para pemain yang ada terlebih dahulu," ungkap Erwan, Senin (22/5/2017)
Keputusan Erwan untuk tidak segera melakukan penambahan pemain pada jeda Ramadan ini didasarkan pada banyaknya pemain yang selama ini belum sepenuhnya dioptimalkan di setiap laga. Tercatat, dari lima kali laga, posisi lini belakang PSIM minim dalam rotasi. Padahal, pada posisi tersebut cukup banyak pemain dan bisa dioptimalkan dalam menjaga daerah pertahanan.
Selama lima laga di Liga 2, Erwan selalu memasang Ahmad Taufik dan Edo Pratama pada posisi bek tengah. Padahal pada posisi bek tengah, PSIM masih memiliki Tri Wahyu.
Sedangkan posisi bek kiri, Erwan hanya dua kali melakukan rotasi terhadap posisi yang biasa diisi oleh Said Marjan. Erwan sekali menempatkan Ayub Antoh sebagai bek kiri dan dua kali menggeser Diaz dari posisi bek kanan ke kiri dan menempatkan Anjar Beni dan Ayub Antoh di posisi bek kanan.
"Untuk itu kami coba dulu pemain lainnya dan lakukan pembenahan di sisa waktu ini," tandas Erwan.
Sementara untuk lini tengah dan depan, Erwan mengaku sudah cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Sebab, dari lima laga, tercatat tiga penyerang PSIM telah berkontribusi dalam mencetak gol. Adapun delapan gol yang dicetak oleh PSIM selama lima laga terakhir, tiga pemain depan PSIM telah menunjukkan ketajaman. Di mana Engkus Kuswaha mencetak tiga gol, Krisna Adi dua gol dan Rahman Purwanto satu gol. Selebihnya dua gol lainnya dicetak oleh Dicky Prayoga dan Hendika Arga.
"Artinya mereka sudah cukup produktif, di mana jika dirata-rata, mereka mampu mencetak gol setiap laga," ungkap Erwan.
Erwan memaparkan selain melakukan uji coba dan pembenahan skuat, rencananya selama bulan Ramadan, pihaknya juga akan menambah program latihan untuk para pemain. Di mana, akan ada program fitnes untuk menjaga kebugaran pemain, mengingat latihan taktik hanya bisa digelar pada sore hari. "Namun, kami masih akan berkoordinasi dengan pelatih fisik untuk program ini," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026