Bengawan Solo Purba Sebagai Wisata Edukasi Dikembangkan, Ini Persiapannya

Pengendara motor yang melintas berhenti melihat papan informasi tentang Aliran Sungai Bengawan Solo Purba, Desa Songbanyu, Kecmatan Girisubo beberapa waktu lalu. (Irwan. A. Syambudi/JIBI - Harian Jogja)
24 Mei 2017 14:22 WIB Irwan A Syambudi Gunungkidul Share :

Bengawan Solo Purba menyimpan nilai pra sejarah

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—  Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul berencana menjadikan Bengawan Solo Purba yang bermuara di Pantai Sadeng, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo sebagai wisata edukasi. Sepanjang aliran Bengawan Solo Purba dinilai menyimpan peninggalan benda pra sejarah yang patut untuk dipelajari.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=819248">Bengawan Solo Purba Bakal di Pantai Sadeng Dijadikan Wisata Edukasi

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan saat ini di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo Purba telah dipasang papan infromasi terkait dengan sejarah tempat itu. Harapanya informasi tersebut dapat dimanfaatkan orang-orang yang melintas ataupun wisatawan yang sengaja mengunjungi tempat itu.

Selain itu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak desa setempat untuk mengembangkan dan menjaga ekosistem di kawasan tersebut. Pasalnya kawasan aliran Bengawan Solo Purba juga merupakan salah satu bagian dari jajaran perbukitan karst yang kini masuk sebagai Geopark Gunungsewu. Dan terlebih Gunungsewu sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO pada 2015 lalu.

Di salah satu desa yang di lewati aliran Sungai Bengawan Solo Purba sampai saat ini masih digunakan sebagai lahan pertanian, hal itu ungkapkan Kepala Desa Pucung, Bambang Untara. Menurut dia wilayah tersebut memang cocok untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi yang dipadu dengan wisata pertanian.

Untuk itu beberapa kali pihaknya sempat berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, maupun Pemerintah Daerah DIY perihal pemanfaatan aliran sungai purba itu.

“Kami masih punya mimpi ini karena wilayah tersebut sangat potensial untuk wisata kebun buah," ujarnya, Selasa (23/5/2017).