Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Polres Gunungkidul gelar operasi kepada ratusan pengguna jalan di kawasan Bunderan Siyono, Logandeng, Playen, Senin (3/10/2016) siang. (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Polda DIY mengamankan 129 tersangka selama pelaksanaan Operasi Pekat 2017
Harianjogja.com, SLEMAN-Polda DIY mengamankan 129 tersangka selama pelaksanaan Operasi Pekat 2017. Tersangka merupakan pelaku dari 60 kasus yang berhasil diungkap baik oleh Polda maupun Polres jajarannya.
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan operasi pekat dilaksanakan pada 6 hingga 15 Juni 2016. ”Ungkap 60 kasus diantaranya 20 kasus TO [target operasi] dan 40 kasus NTO [non target operasi],” ujarnya, Minggu (18/6/2017).
Pelaku sendiri terdiri dari 36 tersangka TO dan 93 tersangka NTO.
Selama operasi, pihak kepolisian mengamankan barang bukti sebanyak 1.069 item. Seluruhnya disita baik dari wilayah kepolisian Sleman hingga Gunungkidul.
Secara jumlah, Sleman dan Kota Jogja tetap menyumbang lebih banyak kasus dibandingkan Bantul, Gunungkidul, maupun Kulonprogo. Meski demikian, Yuliyanto menyatakan jika pengungkapan yang dilakukan juga sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lurah Condongcatur RCS jadi tersangka kasus korupsi TKD Sleman. Penyewaan tanpa izin rugikan negara hingga Rp1 miliar.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Metode 30-30-30 viral diklaim bantu hidup sehat, tapi belum terbukti efektif turunkan berat badan menurut ahli.
BEM UGM resmi berubah jadi SEMA UGM, hapus Pemilwa dan dorong sistem meritokrasi dalam gerakan mahasiswa.
Karhutla di Riau capai 15.031 hektare hingga Juni 2026. BNPB dan BMKG peringatkan potensi El Nino picu kebakaran meluas.