Bocah Hilang Terseret Ombak di Bantul, SAR Lanjutkan Pencarian Besok
Anak 8 tahun terseret ombak di Pantai Gua Cemara Bantul. Tim SAR lanjutkan pencarian esok hari.
Seorang warga membeli gas 3kg di salah satu pangkalan gas di Kalasan. Namun stok di pangkalan tersebut ludes dalam sekali pengiriman. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Kelangkaan elpiji kembali terjadi di Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Warga kembali kesulitan mendapatkan gas 3kg. Konsumsi selama hari raya Iduladha menjadi salah satu penyebabnya.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=849338">KELANGKAAN ELPIJI : Konsumsi Tinggi, Gas Melon Sulit Didapat
Wahidin, warga Tamanmartani mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi itu. Dia tampak menggotong tabung gas kosong di dudukan sepeda motornya.
"Sejak kemarin belum dapat. Ini sudah muter, banyak yang kosong," katanya, Rabu (6/9/2017).
Terkait masalah tersebut, Dorojatun Sumantri Sales Excutive LPG Pertamina DIY menjelaskan tidak ada pengurangan distribusi gas 3Kg. Sampai saat ini, katanya, pendistribusian masih normal sesuai dengan kuota yang diberikan oleh Dirjen Migas.
"Bahkan untuk wilayah Sleman per September 2017 ada penambahan fakultatif 54.160 tabung," jelasnya.
Dia juga membantah adanya isu pengalihan gas 3kg ke bright gas 5,5kg. Menurut Dorojatun, bright gas 5,5Kg merupakan produk alternatif dari Pertamina untuk menambah opsi kepada konsumen.
"Jadi pilihan konsumen bisa bervariatif sesuai dengan segmentasinya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anak 8 tahun terseret ombak di Pantai Gua Cemara Bantul. Tim SAR lanjutkan pencarian esok hari.
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Erick Thohir menjelaskan alasan Oxford United absen di Piala Presiden 2026. Turnamen kini diikuti delapan tim, termasuk tiga klub luar negeri.
Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo mulai dibangun. Desainnya mengusung siluet Situs Kraton Ratu Boko dan ornamen Aksara Jawa.
MORAZEN Yogyakarta sukses menyelenggarakan Run For Fun 2026 pada Minggu (5/7/2026) di area Parkiran Barat MORAZEN Yogyakarta
UEFA mengecam keputusan FIFA mencabut sanksi kartu merah Folarin Balogun dan menilai langkah itu mengancam integritas Piala Dunia 2026.