Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Tempat Rekreasi Berbasis Swadaya perlu penguatan SDM
Harianjogja.com, JOGJA-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) DIY mempelopori digelarnya Festival Rekreasi Indonesia.
Ajang pameran tempat rekreasi yang diselenggarakan 12-15 Oktober di Jogja City Mall (JCM) ini bertujuan mempromosikan dan mengembangkan destinasi pariwisata di Tanah Air.
Ketua DPD PUTRI DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mengatakan, festival ini baru pertama kali digelar, baik di DIY maupun tingkat nasinal. DIY dipilih karena memiliki obyek wisata yang banyak.
Sebanyak 36 stan yang terlibat tidak hanya dari DIY tetapi daerah lain, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Pantai Telengria Pacitan. Sementara dari DIY datang dari Gembira Loka Zoo, Taman Pintar, Keraton Jogja, dan stan oleh-oleh Bakpiapia dan Cokelat Ndalem.
GKR Bendara mengakui, tempat rekreasi di DIY sendiri semakin tumbuh. “Saat ini ada 180 obyek wisata. Sebanyak 50 persennya baru muncul lima tahun terakhir. Kebanyakan obyek wisata yang hasil swadaya masyarakat,” katanya dalam jumpa pers sebelum pembukaan Festival Rekreasi Indonesia di JCM, Jumat (13/10/2017).
Destinasi wisata berbasis swadaya masyarakat banyak ditemui di Gunungkidul dan Kulonprogo. Keberadaan obyek wisata di dua daerah ini memang dikembangkan untuk meratakan wisatawan yang selama ini terkonsentrasi di pusat kota.
Namun, beberapa kendala yang diahadapi adalah terbatasnya kualitas suber daya manusia (SDM). “PUTRI bisa hadir di situ untuk pengembangan SDM,” kata GKR Bendara.
Pihaknya juga mengakui, selama ini pengelola obyek wisata berbasis swadaya masyarakat masih berpikir sebatas uang yang masuk dan pengeluarannya.
Mereka belum berpikir untuk mengalokasikan pendapatannya untuk iklan atau branding tempat rekreasi. Mereka juga belum berpikir apakah pengunjung sudah puas dengan obyek wisata yang disajikan atau belum.
Untuk itu, PUTRI baik di tingkat daerah maupun pusat siap untuk meningkatkan kapasitas pelaku obyek wisata, menyinergikan dengan peraturan pemerintah, sekaligus mengembangkan obyek wisata lintas sektoral.
“Misalnya kalau Tebing Breksi itu kan saat weekend yang ramai hanya Tebing Breksinya padahal di sekitarnya ada obyek menarik seperti berbasis air. Bisa juga tentang penanganan KB [Keluarga Berencana]-nya dan pemberdayaan lansianya,” tuturnya.
Titah Listiyorini selaku Ketua DPD PUTRI Jawa Tengah mengatakan, setiap DPD akan saling bersinergi untuk meningkatkan kapasitas obyek wisata.
“Kami ingin menghubungkan dengan target pemerintah yang ingin mendatangkan 20 juta wisatawan [mancanegara] pada 2019 mendatang. Kesiapan destinasi ini yang akan kami bahas dalam rakerda,” tuturnya. Menurutnya, obyek wisata juga perlu memanfaatkan media sosial dalam pemasaran.
Festival Rekreasi Indonesia ini juga dimeriahkan dengan acara Indonesia Tourists Attraction Expo and Forum (ITAEF) dan Rapat Kerja Daerah DPD PUTRI DIY dan Jawa Tengah di Hotel The Rich.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Cek jadwal terbaru KRL Jogja–Solo 23 Mei 2026. Berangkat tiap jam, tarif Rp8.000, rute Tugu–Palur lengkap.
Timnas Indonesia umumkan 44 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026. Cek daftar lengkap skuad vs Oman dan Mozambik.