Budaya Indonesia Maju, Tapi Terhambat?

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Senin, 23 Oktober 2017 06:20 WIB
Budaya Indonesia Maju, Tapi Terhambat?

Buya Syafii Maarif (kanan) saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Bisikan Dari Jogja terkait Refleksi Evaluasi dan Rekomendasi Bidang Kebudayaan Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Sabtu (21/10/2017) di Jogjakarta Plaza Hotel. (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)

Kesenian berkembang pesat hanya saja pemerataan masih perlu ditingkatkan

Harianjogja.com, SLEMAN-Selama masa tiga tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, sisi kebudayaan disebut-sebut berkembang pesat. Sayangnya, ada upaya menghambat perkembangan itu.

Ketua Panitia Seminar Nasional Bisikan Dari Jogja terkait Refleksi Evaluasi dan Rekomendasi Bidang Kebudayaan Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Baskara T Wardaya mengatakan, focus group discussion (FGD) tersebut nantinya akan menghasilkan rekomendasi bagi pemerintah. Baik terkait nilai-nilai budaya yang berkembang saat ini, maupun dinamika budaya sosial.

"Apakah budaya mendorong relasi sosial yang baik atau tidak? Termasuk pada perkembangan aspek kesenian, inovasi teknologi dan lainnya," kata Baskara di Jogjakarta Plaza Hotel, Sabtu (21/10/2017).

Dia menilai, tiga tahun pemerintahan Jokowi di bidang kebudayaan berkembang pesat. Masyarakat semakin terbuka. Hanya saja di saat yang sama, ada upaya-upaya untuk menghambat itu.  "Muncul kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama,  etnis tertentu yang justru bertentangan dengan Pancasila dan NKRI, " jelasnya.

http://m.harianjogja.com/?p=862220">Baca juga : Buya Syafii Sebut Mental Masyarakat Masih Terjajah

Kebersamaan masyarakat,  lanjutnya,  juga sering terganggu oleh dinamika Pilkada. Kesenian berkembang pesat hanya saja pemerataan masih perlu ditingkatkan. "Pemerintah perlu mengembalikan semangat bangsa ini ke bangsa yang inklusif dan transformatif. Agar produksi ide-ide di segala bidang dapat bermanfaat bagi dunia bukan hanya Indonesia, " usulnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online